Si Anak Gawang Penakluk Balon D'Or
  • 2 bulan lalu
  • -
  • oleh Fadia Sekar
  • -
  • 113 diputar
  • 3
  • Share
  • more_horiz
Tambahkan ke Laporkan

Eyesoccer Mania, masih ingat dengan sosok kapten berkepala plontos yang berhasil mengangkat tropy piala dunia di tahun 2016?

Yap, diadalah Fabio Canavaro Sosok kapten Italy ini merupakan salah satu dari deretan bek legendaris yang semasa karirnya mampu menorehkan banyak prestasi baik di dalam tim maupun prestasi individu.

Mengawali karir juniornya bersama Napoli Canavaro sukses  masuk squad  tim senior Napoli dengan menorehkan 58 penampilan

Performa gemilangnya bersama Napoli membuat pelatih  Cesare Maldin (ayah dari Paulo Maldini ) yang pada saat itu menukangi timnas usia 21 tertarik untuk membawa Canavaro ke dalam squadnya.

Dan Maldini pun tidak salah pilih/ selama 4 tahun bermin dengan timnas usia 21 Canavaro sukses memboyong pulang Eropa Udis 21 UEFA di tahun 1994 dan 1996.

Di tahun 1995 Napoli memutuskan untuk menjual Cannavaro ke Parma, karena krisis finansial yang di alami Napoli saat itu.

Bersama Parma Canavaro tumbuh dengan nama-nama besar Italy lainnya seperti, Gianlugi Buffon, Inzaghi, Roberto Sensini, dan  Gianfranco Zola.

Bersama Parma,Cannavaro berhasil mengangkat trofi UEFA Cup dan Coppa Italia pertamanya.

Dengan prestasinya bersama tim nasional dan pengalamannya bersama Parma dengan torehan 250 pertandingan tidak heran jika Canavaro menjadi rebutan club-club besar Italy.

Hingga Intermilan dan Juventus lah menjadi pelabuhan selanjutnya mantan ball boy Napoli tersebut.

Tahun 2006 bisa dibilang puncak karir dari seorang Fabio Canavaro.

Dipercaya menjadi captain, Canavaro sukses mengantarkan Italy meraih piala dunia.

Di tahun yang sama pun Canvaro juga berhasil membawa Juventus meraih skudeto walaupun pada akhirnya juara tersebut dicabut karena skandal CalcioPoli.

Dengan prestasi yang bergelimang/sangat pantas jika pada akhirnya seorang Fabio Canavaro dinobatkan menjadii pemain terbaik dunia.

Gelar ballon d’or yang  Canavaro dapatkan tersebut berhasil mematahkan stigma bahwa seorang defender juga bisa menjadi pemain terbaik dunia.

Penghargaan terseut menjadikan Canavaro bek ketiga sepanjang sejarah yang pernah meraih Ballon d'Or, setelah Franz Beckenbauer dan Matthias Sammer.

Di tahun 2004 kebersamaannya dengan skuat Si Nyonya Tua berakhir.

Bersama El Real Cannavaro merasakan dua kali jadi juara La Liga/Dan di tahun 2009, Cannavaro kembali ke Juventus.

Hanya bermain 1 tahun di Juventus,Cannavaro memutuskan untuk hijrah ke klub Uni Emirat Arab Al Ahli.

Hingga akhirnya cedera serius pada bagian lutut memaksa Canavaro untuk gantung sepatu di usia  37 tahun.

Nah,sehebat apapun bek terbaik di dunia ini ternyata tetap punya pemain yang sangat ditakutinya lho.

Siapa sih pemain yang sangat ditakuti oleh Canavaro? Dia adalah Ronaldo Luiz Nazario.

Skill dan kecepatan Ronaldo memang menjadi momok para barisan belakang termaksud Canavaro.

 

Mau bagaimana kisah Ronaldo yang sangat ditakuti tersebut? Tunggu The greatest player selanjutnya, Hanya di Eyesoccer!

Bagaimana reaksi Anda tentang video ini?

Komentar