Wapres Barcelona Tuding Neymar Mempermainkan Barcelona

Wapres Barcelona Tuding Neymar Mempermainkan Barcelona
Credit : Jordi Mestre, Wakil Presiden Barcelona/Foto: MARCA
profil foto

BARCELONA – Kepindahan Neymar dari Barcelona ke Paris Saint-Germain (PSG) sudah berlalu separuh musim. Namun tampaknya Wakil Presiden Barcelona, Jordi Mestre, masih memendam amarahnya terhadap Neymar.

Mestre mengaku marah karena Neymar dan ayahnya mempermainkan klub sebelum ia hengkang ke PSG. “Dia memainkan permainan kucing dan tikus dengan kami,” katanya, sinis.

“Hal yang melukai perasaan saya adalah saat kami menghabiskan seluruh waktu dalam tur musim panas lalu untuk berbicara dengan Neymar dan ayahnya,” ia mengungkapkan, seperti dikutip harian Sport. “Namun, faktanya, mereka tidak transparan kepada kami.”

Jelas, keinginan Neymar untuk menjadi pemain terbaik mempengaruhi kepergiaan dirinya dari Camp Nou ke Parc des Princes. “Ia melihat bahwa ia tidak akan pernah bisa menjadi nomor satu di dunia jika Messi masih berada di Barcelona,” lanjut Mestre.

“Neymar mengatakan bahwa untuk menjadi nomor satu di dunia, ia harus meninggalkan klub ini,” ia menambahkan.  “Kami mengetahui apa yang terjadi dan itulah sebabnya kami memberitahunya bahwa kami tidak akan menaikkan gajinya secara besar-besaran.”

Saat Neymar pergi, kenaikan gaji memang menjadi alasan kepergiannya. Di PSG, kini ia menikmati gaji sebesar 38 juta Euro (setara Rp 637 miliar) per tahun. Sesuatu yang tak mungkin dipenuhi oleh Barcelona.

Kini, beredar lagi rumor mengenai kepindahan Neymar ke Real Madrid. Namun hal tersebut nampaknya tidak mengganggu Mestre. “Neymar hanya akan mengkhawatirkan saya jika berada di tim yang akan bermain melawan kami,” katanya. “Saya tidak tahu apakah ia akan bergabung dengan Madrid. Saya juga tidak peduli.” *

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar