Walikota Sambut Antusias Seri Nasional Liga Santri 2018 di Solo

Walikota Sambut Antusias Seri Nasional Liga Santri 2018 di Solo
Credit : Panitia pusat Liga Santri bersama Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo - Foto/Istimewa
profil foto

SOLO - Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo menyambut positif rencana penyelenggaraan seri nasional Liga Santri Nusantara (LSN) di wilayahnya. Sambutan positif itu diungkapkannya saat menerima jajaran panitia pusat LSN 2018 di Loji Gandrung, rumah dinas Walikota Solo, Minggu 3 Juni 2018 pagi.

Rudy, panggilan akrab Walikota Solo, mengatakan jajarannya mendukung penuh penyelenggaraan seri nasional Liga Santri. Kebetulan Solo memiliki banyak lapangan atau stadion yang representatif untuk menggelar seri nasional.

Rencananya seri nasional diselenggarakan pada 6-14 Oktober 2018. Akan terdapat 32 tim perwakilan dari region yang ada di Tanah Air. Babak penyisihan region di banyak daerah akan mulai berlangsung usai hari raya Idul Fitri.

"Di Solo ada Stadion Sriwedari, Lapangan Kottabarat, Stadion UNS, dan masih banyak lagi. Stadion atau lapangan di daerah sekitar Solo juga bisa dipakai," kata Walikota Rudy.

Oleh karena itu pihaknya meminta kepada panitia pusat Liga Santri, supaya secepatnya mengirimkan surat terkait penyelenggaraan. Hal ini supaya Pemkot Solo bisa meneruskan kepada pihak terkait, dalam hal ini pengelola lapangan atau stadion.

"Bahkan kalau memungkinkan nanti final Liga Santri di Stadion Manahan. Soal rencana renovasi Stadion Manahan, bisa dimulai dari luar-luarnya. Terpenting segera bersurat supaya bisa dibahas dalam rapat Muspida," kata Walikota Rudy.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana Liga Santri Nusantara, KH. Abdul Ghofar Rozin, berterima kasih atas sambutan positif yang diberikan Walikota Solo. Pihaknya janji segera berkoordinasi dengan jajaran Pemkot Solo, terkait rencana seri nasional Liga Santri.

"Kami ingin membuat seri nasional Liga Santri di Solo nanti lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya. Liga Santri tidak hanya berbicara sepak bola, tetapi juga silaturahmi, ekonomi kerakyatan dan masih banyak lainnya," kata Gus Rozin, panggilan sehari-harinya.

"Kami percaya atmosfer kota dan masyarakat Solo akan membuat seri nasional Liga Santri lebih meriah. Apalagi kami juga ingin nantinya Presiden Jokowi hadir," kata Gus Rozin yang juga Staf Khusus Presiden Bidang Keagamaan Dalam Negeri ini.

Liga Santri tahun ini merupakan penyelenggaraan yang keempat. Dalam tiga tahun terakhir penyelenggaraan Liga Santri untuk pemain U-18 ini dipercayakan kepada Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) NU. RMI-NU atau Asosiasi Pesantren se-Indonesia ini diketuai oleh Gus Rozin.*

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar