Transfer Liga Inggris: Liverpool Paling Untung, Manchester City Buntung

Transfer Liga Inggris: Liverpool Paling Untung, Manchester City Buntung
Credit : Tabel net profit klub Liga Primer selama transfer musim dingin 2018/FOTO: Sky Sports
profil foto
  • Busthomi -
  • 09 Feb 2018 16:19:13 -
  • 191 views

LONDON – Proses transfer Liga Inggris musim dingin di Januari 2018 lalu ternyata telah mencatakan angka transfer yang uar biasa. Berdasar catatan Sky Sports, ternyata proses transfer kali ini mencapai 419,5 juta Pounds atau setara Rp8,2 triliun.

Transfer yang dilakukan oleh semua klub Liga Primer itu ternyata tak semuanya mendulang untung. Justru banyak klub yang paling boros bahkan terkesan tekor karena menggelontorkan dana yang begitu besar itu.

Dan tercatat hanya ada tujuh klub Liga Primer yang mendapat limpahan dana dari penjualan pemainnya itu. Liverpool tentu yang paling. Karena klub asuhan Jurgen Klopp ini berhasil menjual pemainnya seharga 146,2 juta Pounds. Yakni Philippe Coutinho dijual ke Barcelona seharga 146 juta Pounds dan Cameron Brannagan dijual seharga 200.000 ke Oxford United.

Kemudian, Southampton adalah penerima keuntungan terbesar kedua setelah sukses menjual bek tangguh mereka, Virgil Van Dijk  seharga 75 juta pounds ke Liverpool. Lalu diikuti oleh Chelsea yang menjual striker Diego Costa ke Atletico Madrid seharga 57 juta Pounds yang akhirnya berhasil pada tanggal 1 Januari lalu.

Namun Arsenal, sebetulnya mendapat dana banyak dari penjualan pemainnya, namun ternyata biaya yang dikeluarkannya pun tetap tinggi. Tercatat, “The Guners” mendapat 50 juta Pounds dari penjualan Theo Walcott (£ 20 juta), Olivier Giroud (£ 18 juta) dan Francis Coquelin (£ 12 juta). Namun mereka juga merogoh kocek cukup dalam untuk menggaiet Pierre-Emerick Aubameyang dari Borussia Dortmund.

Sementara West Ham juga mengantongi 26 juta Pounds untuk penjualan Andre Ayew (£ 18 juta) dan Diafra Sakho (£ 8 juta). Sedang Everton bisa menjual Ross Barkley (£ 15 juta) dan Liam Walsh (£ 1 juta).

Dari angka tersebut, ternyata hanya tiga klub yang bisa untung dari penjualan pemainnya selama jendela transfer musim dingin itu. Liverpool paling besar untung (£ 71 juta), kemudian Southampton (£ 55.9 juta) dan West Ham (£ 26 juta).

Sementara tim asuhan Pep Guardiola ternyata mencatat kerugian terbesar atau paling boros (- £ 61 juta) dari penjualan pemainnya. Disusul Everton (- £ 31 juta), Leicester (- £ 26,4 juta), Stoke (- £ 25 juta), Swansea (- £ 18 juta), Brighton (- £ 14,1 juta), Huddersfield (- £ 12 juta) dan Arsenal (- £ 11.8 juta).

Sementara total pemain yang mengikuti proses transfer baik yang dibeli, dijual, atau dipinjam mencapai 151 pemain. Arsenal dengan paling banyak pemainnya yang terlibat di buirsa transfer (15), Liverpool (12), Everton (11), Newcastle, Manchester City (masing-masing 10), Watford, Chelsea dan West Brom (masing-masing 9).

West Ham, Huddersfield, Tottenham dan Bournemouth (masing-masing 7), kemudian Manchester United (6), Brighton, Leicester, Burnley (masing-masing 5), dan Crystal Palace, Southampton (masing-masing 4). *

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar