Terburuk Sejak 1995, Conte Telah Memberi Malu Chelsea di Era Abramovich

Terburuk Sejak 1995, Conte Telah Memberi Malu Chelsea di Era Abramovich
Credit : Antonio Conte/FOTO: Reuters
profil foto
  • Busthomi -
  • 06 Feb 2018 21:40:06 -
  • 158 views

LONDON – Sejak Roman Abramovich mengambil alih Chelsea tahun 2003 silam, belum pernah timnya mengalami kekalahan dua kali beruntun dengan skor 3 gol atau lebih. Dan hanya di bawah Antonio Conte saat ini, Chelsea era Abramovich telah dipermalukan dengan begitu menyakitkan.

Apalagi dua tim yang mengalahkan “The Blues” hanyalah sebuah tim kecil yang tak bisa berbuat banyak di kancah Liga Primer. Mereka adalah Bournemouth dan Watford. Dua nama klub yang di telinga para pecinta Liga Inggris saja tak familiar.

Bahkan, berdasarkan catatan Opta, kekalahan 0-3 atas Bournemouth dan 1-4 dari Watford belum pernah terjadi di Chelsea selama 22 tahun ini. Atau tepatnya kejadian menyakitkan seperti itu terakhir kali terjadi pada Oktober 1995 silam.

Dalam akun resmi @OptaJoe, dia menulis, “3 – Chelsea have lost consecutive Premier League games by a margin of 3+ goals for the first time since October 1995 (1-4 vs Man Utd and 0-3 vs Blackburn). Humbled.”

“Chelsea telah mengalami kekalahan di pertandingan Liga Primer secara berturut-turut di Liga Primer dengan selisih 3 gol atau lebih untuk pertama kalinya sejak Oktober 1995 (saat itu kalah 1-4 atas Manchester United dan 0-3 dari Blackburn Rovers).”

Dua kekalahan besar yang terjadi secara beruntun itu berdampak ke posisi pelatih asal Italia itu. Usai laga itu, Conte pun telah siap jika dirinya tak lagi dipercaya oleh Abramovich untuk membesut “The Blues”. Dan dia tentu sangat kecewa dengan kekalahan ini.

“Saya memiliki kekecewaan besar, performa kami sangat buruk,” klaim mantan pelatih Juventus itu seperti dilansir dari FourFourTwo. “Kami mulai dengan buruk tanpa adanya kepribadian dan penuh rasa takut.”

“Kami tidak terbiasa bermain dengan cara ini,” katanya. “Kami memang bisa kalah, tapi kami selalu berusaha bermain sepakbola dan bersikap positif. Kartu merah itu (yang diterima Bakayoko) tidak mengubahnya, tapi situasinya menjadi serius.”

“Di babak kedua kami menunjukkan tekad bagus, tapi mereka (pemain Chelsea) kebingungan,” Conte menjelaskan. *

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar