Sebut Donald Trump Boneka, Maradona Dilarang Masuk Amerika

Sebut Donald Trump Boneka, Maradona Dilarang Masuk Amerika
Credit :
profil foto

BUENOS AIRES – Diego Armando Maradona memang dikenal suka bicara blak-blakan. Namun kali ini pemain legendaris tim nasional Argentina era 1980-an itu kena batunya. Gara-gara mengejek Presiden Donald Trump, Maradona kini ditolak memasuki wilayah Amerika Serikat (AS).

Penolakan itu baru ketahuan akhir pekan lalu saat Maradona mengajukan permohonan visa untuk kunjungan ke AS. Ternyata permohonannya ditolak. Sebuah sumber menyebutkan, penolakan itu terkait komentar Maradona terhadap Presiden Trump dalam wawancara dengan stasiun televisi Venezuela, Telesur.

Dalam program “Buenos Dias America” itu, Maradona memang ditanya komentarnya soal Trump. Seperti biasa, dengan enteng, Maradona menyebut Trump sebagai “chirolita”. Di Argentina, istilah itu biasanya ditujukan kepada pemimpin boneka yang dikendalikan oleh pihak lain di luar pemerintahan.

Segera saja, komentar Maradona itu jadi ramai di media online dan media sosial. Juga diberitakan kembali oleh media besar semacam Russia Today dan Daily Mail (Inggris).

Dasar Maradona. Saat bicara blak-blakan seperti itu, ia mungkin lupa bahwa dirinya sedang mengajukan permohonan visa masuk ke AS.

Mudah ditebak. Kedubes AS pun menolak permohonan visa pria berusia 57 tahun itu. Akibatnya, Maradona dipastikan batal menghadiri persidangan mantan istrinya, Claudia Villafane, dalam kasus penipuan properti. Maradona terpaksa harus diwakili oleh pengacaranya, Matias Morla. *

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar