Ronaldo: Zaman Saya Lebih Sulit Menjadi yang Terbaik

Credit :
profil foto

MADRID – Pada masanya, Ronaldo Nazario dikenal sebagai “Raja Kotak Penalti” dan dua kali membawa Brasil juara dunia. Namun ia hanya dua kali merengkuh trofi Pemain Terbaik Dunia versi FIFA pada 1996, 1997, dan 2002.

“Di generasi saya, persaingan memang lebih sengit dibanding sekarang, tanpa maksud mengecilkan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo," ucapnya dalam wawancara dengan Sport Bild. Seperti diketahui kedua pemain terbaik “zaman-now” itu sama-sama lima kali meraih trofi serupa.

"Itu merupakan generasi di mana menjadi yang terbaik merupakan hal yang sangat sulit untuk dicapai,” kata Ronaldo lagi yang semasa jayanya pernah membela Inter Milan, Barcelona, maupun Real Madrid. “Di zaman saya, kami memiliki Zidane, Rivaldo, Figo, saya, dan Ronaldinho.”

Zaman sekarang dinilai Ronaldo terlalu mudah diprediksi karena persaingan tak begitu ketat. Ia pun memprediksi Messi dan Ronaldo masih akan terus bersaing meraih trofi demi trofi sebagai pemain terbaik dunia.

Mantan pemain AC Milan itu juga mengaku agak heran melihat kepindahan Neymar ke Paris Saint-Germain. “Saya tidak tahu apa yang terjadi di balik transfer tersebut,” kata pria berumur 41 tahun itu. “Tapi mungkin ada masalah dengan kepemimpinan di Barcelona, seperti apa yang dulu terjadi kepada saya.”

"Kepergian Neymar dari Barcelona memiliki banyak kemiripan dengan apa yang terjadi dan menimpa saya pada tahun 1997,” ia mengungkapkan. “Saya pergi ke Inter saat Liga Italia lebih kuat dibandingkan Liga Prancis saat ini.” *

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar