PSG Diguncang Friksi Kelompok Brasil Vs Argentina-Uruguay

Credit :
profil foto

PARIS – Babak 16 besar kompetisi Liga Champions tinggal beberapa pekan lagi. Situasi di kamar ganti Paris Saint-Germain (PSG) justru memburuk jelang duel dua leg melawan juara bertahan Real Madrid itu.

Para bintang PSG yang sebagian besar berasal dari Amerika Latin dikabarkan mulai bersitegang sesama mereka sendiri. Menurut koran berpengaruh di Paris, L'Equipe, permasalahan bermula dari kehadiran dua bintang asal Brasil: Dani Alves dan Neymar.

Perlakuan istimewa yang diterima keduanya membuat gerah para pemain lain. Apalagi Neymar juga memperkeruh situasi dengan tuntutannya untuk selalu dijadikan primadona tim dalam segala hal.

Para pemain lama pun bereaksi di bawah komando striker Edinson Cavani. Kebetulan teman-teman Cavani ini sebagian besar asal Amerika Latin juga, tapi dari negara yang berbeda: Argentina dan Uruguay.

Jumat (12/1/2018) kemarin, L'Equipe menurunkan tulisan tentang hal itu dengan judul halaman mukanya “La Zizanie” yang artinya perselisihan.

Indikasi terakhir menguatnya friksi antara kubu Brasil lawan klan Argentina-Uruguay itu, menurut L'Equipe, adalah telatnya Cavani dan Javier Pastore pulang dari libutan Natal. Keterlambatan itu disambut sikap sinis kapten Thiago Silva saat mereka bertemu di kamp latihan.

Silva kebetulan juga asal Brasil, seperti halnya Marquinhos dan Lucas Moura. Sebagai kapten, normal sebetulnya Silva mengingatkan rekan-rekannya. Namun aroma persaingan antarkubu Brasil versus Argentina-Uruguay telah mengubah yang biasa itu jadi sensitif. *

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar