Polisi Bebaskan 15 Remaja Pembawa Senjata Tajam di Babak 8 Besar

Oleh Bayu Mahendra - 05 Feb 2018 10:45:41
Credit : Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono (kiri) - Foto/Eyesoccer

SOLO - Polrestabes Surakarta atas instruksi dari Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono akhirnya memulangkan 15 suporter Persebaya ke tempat asalnya. Sebelumnya mereka diamankan sebelum memasuki Stadion Manahan, Solo, tempat penyelenggaraan fase knock-out turnamen pramusim ini.

Mereka diamankan karena kedapatan membawa senjata tajam dan berbagai benda tumpul lainnya, ketika akan mendukung Persebaya di babak 8 besar pada Sabtu 3 Februari 2018. Mereka langsung digelandang ke Mapolrestabes Surakarta.

"Suporter ini usianya masih kecil-kecil, totalnya 15 orang. Ada yang 12 tahun, 13 tahun, paling tua 16 tahun. Ini memprihatinkan," kata Irjen Condro Kirono, di Stadion Manahan, Minggu 4 Februari 2018.

"Tapi kemudian kami melihat kalau mereka diproses hukum, tidak akan berpengaruh apa-apa. Oleh karena itu kami lakukan pembinaan. Mereka kami bebaskan dan diantar pulang ke rumahnya masing-masing dengan didampingi polisi dan dinas terkait," Irjen Condro Kirono, menambahkan.

Nantinya sebelum anak-anak itu dibebaskan, orangtua atau keluarganya akan dikumpulkan lebih dulu. Mereka akan diberi pengarahan dan pembinaan. "Ini harus menjadi pelajaran buat kita bersama," tutur Irjen Condro Kirono.

Lebih lanjut Condro Kirono yang juga Anggota Exco PSSI ini berharap orangtua bisa mengawasi anak-anaknya, terutama ketika berpamitan untuk menonton pertandingan sepak bola, baik laga kandang maupun tandang.

"Mereka ini masih kecil-kecil, tapi bawa pisau sampai sabuk gir. Kami lihat latar belakangnya, bagaimana orangtuanya, lalu juga ini perlu perhatian dari dinas sosial dan dinas lainnya," tutur Condro Kirono.*



Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?


Bagikan



© eyesoccer.id 2016 | Tentang Kami