Piala Dunia 2018 dan Permohonan Pemain Tim Nasional Inggris Kepada Para Pendukungnya

Piala Dunia 2018 dan Permohonan Pemain Tim Nasional Inggris Kepada Para Pendukungnya
Credit : Raheem Sterling
profil foto

   Pemain depan tim nasional Inggris, Raheem Sterling mengatakan bahwa ia dan rekan-rekan satu timnya di tim nasional Inggris membutuhkan dukungan dari para pendukungnya agar mereka dapat membawa pulang gelar juara Piala Dunia tahun ini. Perhelatan sepak bola terakbar tersebut tinggal tersisa kurang dari 3 bulan lagi, sebelum “The Three Lions” akan berangkat ke Rusia, walaupun kedua negara tersebut sedang terlibat konflik yang memanas.

   Sebelum bertanding di tanah Rusia pada bulan Juni sampai dengan Juli 2018 nanti, tim nasional Inggris akan menjalani 3 laga persahabatan sebelum menuju Piala Dunia. Di pertandingan pertama, mereka akan berhadapan dengan Italia di Stadion Wembley pada hari Kamis, waktu setempat. Pertandingan ini sekaligus kelanjutan dari kemenangan 1-0 yang mereka peroleh atas Belanda hari Jumat lalu.

   Dalam salah satu wawancara yang dilakukannya baru-baru ini, Sterling mengatakan bahwa ia tidak menampik berita-berita negatif yang muncul belakangan ini dan mulai berdampak pada kondisi tim saat ini.Hal-hal semacam ini tentunya tidak akan berdampak baik untuk jangka panjang.

   Oleh karena itu, ia berharap untuk bisa mendengar kabar-kabar yang lebih positif ke depannya. Hal ini penting untuk memberikan suntikan semangat pada para rekan setimnya.

   Para pemain tim nasional Inggris juga harus tahu bahwa mereka tidak sendirian dalam menjalani ajang Piala Dunia 2018 tersebut. Di belakang mereka, terdapat jutaan pendukung yang siap memberikan semangat nilai-nilai itulah yang dibutuhkan oleh tim nasional Inggris saat ini.

   Timnas Inggris sendiri mampu tampil dengan menawan di sepanjang babak kualifikasi Piala Dunia. Para pemain asuhan Gareth Southgate tercatat mampu mengoleksi 8 kemenangan dari 10 pertandingan yang mereka lakoni. Namun, beberapa pendukung mereka beranggapan bahwa penampilan mereka masih belum cukup baik untuk bisa berlaga di Piala Dunia pada bulan Juni nanti.

   Para pemain tim nasional Inggris hingga kini mampu mempertahankan catatan 5 pertandingan tanpa kebobolan di sepanjang babak kualifikasi. Meski berada di satu grup yang sama dengan Tunisia, Panama, dan Belgia di babak penyisihan Piala Dunia nanti.

   Sterling, yang kini berusia 23 tahun, berhasil melakukan debut pertandingan internasionalnya pertama kali di tahun 2012. Semenjak itu, ia telah berhasil mengantarkan timnya untuk memenangkan 36 laga yang dijalaninya. Pun begitu, bukan berarti karir Sterling berlalu dengan cemerlang. Ia beberapa kali mendapat cemoohan dari para pecinta sepakbola Inggris berkat penampilannya yang kurang begitu baik, menurut beberapa pihak.

   Terkait masa depan tim nasional Inggris di ajang Piala Dunia, Sterling berujar bahwa satu-satunya cara untuk meraih kesuksesan di ajang Piala Dunia adalah dengan mendapatkan dukungan penuh dan semangat positif dari para pendukung mereka di seluruh dunia.

   Hal ini dirasa perlu karena para pemain timnas Inggris harus berangkat ke tanah Rusia dengan penuh percaya diri dan tidak ada rasa bimbang. Seluruh pemain harus yakin betul bahwa para pendukung mereka senantiasa memberikan semangat dan dukungan yang mereka butuhkan. Dengan cara ini, maka setiap orang kelak akan melihat penampilan yang mengagumkan dari timnas Inggris pada bulan Juni – Juli 2018 ini.

   “Saya yakin bahwa jika kita mendukung para pemain, mencintai mereka, Anda akan memberikan mereka dukungan yang sangat besar, yang mereka perlukan untuk menumbuhkan rasa percaya diri ketika bermain,” ujar Sterling.

   Lebih lanjut, ketika dimintai pendapatnya perihal kritik dari beberapa pecinta sepakbola dan termasuk mereka yang kerap bertaruh di ajang taruhan online seperti M88, ia berkata, “Sudah jelas merasa kecewa ketika Anda sudah didapuk menjadi pemain dan masih mendapatkan pendapat negatif. Tapi, di saat yang bersamaan, inilah yang ingin dilihat oleh para penggemar. Mereka ingin melihat Anda bermain dengan baik.”

   “Mereka mungkin tidak melakukannya dengan cara-cara yang jahat, tapi setidaknya untuk menyampaikan pesan pada Anda bahwa Anda perlu berkembang. Ini cara yang tepat untuk seseorang seperti saya. Saya butuh hal-hal seperti ini untuk membangun kemampuan saya.”

   “Saya yakin ini belum saatnya bagi kita untuk menilai. Saya yakin hal-hal seperti ini tidak akan bermanfaat banyak bagi tujuan yang ingin kami raih. Namun, saya yakin, dengan dukungan dari para penggemar, jika kami bermain lebih baik, Anda akan bisa melihat penampilan yang baik dari para pemain di masa mendatang.”

Bimbingan dari sang pelatih, Guardiola

   Di tengah berbagai kritik dan pujian yang diterimanya, sang pemain depan tidak lupa menyampaikan pujiannya kepada pelatih Manchester City, Pep Guardiola. Sang pelatih asal Spanyol tersebut mampu membawa timnya unggul di puncak klasemen Liga Primer dengan selisih 16 poin dengan tim di posisi kedua. Selain itu, Manchester City juga berhasil lolos ke babak perempat final Liga Champions dan bertemu dengan mantan klub Sterling, yaitu Liverpool.

   Ketika dimintai pendapatnya lebih lanjut tentang kepelatihan Guardiola, Sterling berujar bahwa ia memuji kemampuan sang pelatih. Ia pun tak sungkan menyebut Guardiola sebagai pelatih yang hebat. Ia sosok pelatih yang mampu membantu para pemain berkembang, termasuk dalam hal-hal kecil. Menurutnya, salah satu keunggulan Guardiola adalah membantu pemain menguasai hal-hal sederhana dalam sepakbola, alih-alih tanpa harus bermain dengan hal yang  muluk.

   Berkat bantuan sang pelatih, Sterling mengatakan bahwa banyak di antara para pemain City yang menyadari betapa besarnya dampak dari penguasaan hal-hal kecil terhadap permainan sepakbola. Inilah pengaruh yang sama saat Sterling membawanya ke dalam permainannya di ajang Piala Dunia nanti. Ia akan mencoba menyederhanakan hal-hal tersebut sebisa mungkin, sesuai dengan kemampuannya.

Nikmati permainannya

   Sterling tercatat pernah bermain di bawah asuhan Southgate ketika ia masih membela Timnas U-21 Inggris bersama dengan mantan rekan satu timnya, Jack Butland, John Stones, dan Harry Kane. Hal ini menjadi sinyal positif bagi Sterling yang sudah cukup akrab dengan pola permainan yang dianut sang pelatih, bahkan oleh beberapa rekan pemain lainnya.

   Ia pun mengenang kembali masa-masa indahnya saat ia membela timnas Inggris U-21, tempat semua orang bekerjasama sebagai sebuah tim. Saat itu ia merasa seluruh pemain dan staff sangat dekat layaknya sebuah keluarga di manapun mereka berada. Semua pemain mampu bermain dengan gaya yang sama, tanpa mau merasa unggul terhadap pemain yang lain.

   Ketika ditanya mimpinya terkait ajang Piala Dunia nanti, ia hanya berujar bahwa ia hanya berharap bisa menikmati pertandingannya kelak. Bagi Sterling, menikmati setiap pertandingan yang ia lakoni sangat penting. Karena untuk pertandingan sekelas Piala Dunia, ia ingin menikmati pertandingannya sama seperti ketika ia menonton Piala Dunia ketika masih kecil.

   Sekarang, ketika ia mendapat kesempatan emas untuk berada di ajang tersebut, satu-satunya yang ingin dilakukannya adalah menikmati pertandingan tersebut. Pada akhirnya, satu-satunya yang mereka butuhkan memang adalah dukungan dari para penggemarnya. Inilah dukungan yang akan mengantar mereka untuk melangkah dengan mantap ke tanah Rusia.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar