Perseteruan Kian Meruncing! Rekan Mou Serang Hal-hal Pribadi Conte

Perseteruan Kian Meruncing! Rekan Mou Serang Hal-hal Pribadi Conte
Credit : Sikap Mourinho yang tak suka dengan gaya Conte di pinggir lapangan/FOTO: AFP
profil foto
  • Busthomi -
  • 11 Jan 2018 14:00:21 -
  • 197 views

MANCHESTER – Seorang sahabat Jose Mourinho, Eladio Parames tak terima rekannya diserang Antonio Conte. Sang rekan pun kemudian menyerang pelatih asal Italia itu ke dalam hal-hal yang sangat pribadi.

Saling serang kedua pelatih hebat itu memang sudah terjadi lama. Terutama ketika Mourinho menangani Manchester United dan Conte membesut Chelsea.

Kedua pelatih itu, pertama kali saling perang kata-kata saat Oktober 2016 lalu. Saat itu Mourinho menuduh Conte telah ‘mempermalukan’ dia.

Dan kini kian memanas ketika pelatih asal Portugis itu kembali menyebut gaya Conte di pinggir lapangan seperti ‘badut’ dan ‘orang gila’. Gaya tesebut sangat mengganggunya. Tak terima, Conte serang balik. Dia menyebut Mourinho sebagai ‘anak kecil’.

Sekarang, seramgan aneh diterima Conte dari rekan Mourinho saat di Real Madrid itu. Parames, telah menyerang Conte melalui kolom di sebuah media yang dipublikasikan di Portugal.

Sebelumnya, Parames juga menyerang Conte terlibat ke dalam skandal pengaturan pertandingan di Italia kala masih membesut Juventus dulu. Parames menulis: “Orang ini dengan masa lalu yang tercemar. Tapi sekarang menuduh Mourinho, antara lain, tentang ‘kekerdilan’,” kritik dia.

“Dia itu tidak lebih besar dari Mourinho dalam hal jumlah gelar yang sudah dimenangkan, termasuk juga dalam hal jumlah rambut di kepalanya!” Serangan ini menyindir kepala Conte yang sudah botak sejak aktif sebagai pemain dan kini menggunakan transplantasi rambut.

Memang, sejak Piala Dunia 1994 silam, Conte bisa dibilang pemain Italia dengan rambut paling tipis, karena botak. Sang pemain, saat itu, memiliki tiga transplantasi rambut di kepalanya. Dibanding dengan Mourinho yang tidak pernah menghabiskan sepeser pun untuk masalah rambutnya. Desibut Parames, ini jadi sasaran empuk untuk diserang.

Sebelumnya, Conte mengaku tak akan pernah berdamai dengan Mourinho. Dan kini, pelatih “The Blues” itu mengaku perseteruannya dengan Mou bersifat pribadi. Dia mengungkapkan bahwa dririnya ‘tidak akan melupakan’ tudingan barbar dari Muo baru-baru ini.

Bahkan perseteruan ini membuat pihak FA bakal melakukan mediasi perdamaian. Tapi Conte menolak hal itu. “Saya pikir itu (cara FA) tidak penting. Asosiasi, Anda mengerti, Ini tidak penting. Dia [Mourinho] mengatakan kata-kata serius, menggunakan kata-kata serius. Dan saya tidak akan pernah melupakannya,” tandas pelatih asal Italia itu.

Conte juga membantah anggapan bahwa masalah ini berimbas pada penampilan tak optimal Chelsea. “Ini bukan masalah dari klub. Ini masalah antara saya dan dia (Mourinho). Saya akan berhenti (menyerang), jika dia berhenti.” *

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar