Pelatih Mitra Kukar Sebut Super Simic Jadi Pembeda Persija

Oleh Bayu Mahendra - 04 Feb 2018 19:04:32
Credit :

SOLO - Mitra Kukar tersingkir dari Piala Presiden 2018. Kekalahan dari Persija dalam laga babak 8 besar di Stadion Manahan, Solo, Minggu (4/2/2018) sore, membuat Mitra Kukar angkat koper dari turnamen pramusim ini.

Modal poin sempurna dalam fase Grup B, ternyata tidak cukup untuk memberi tekanan buat Persija. Dalam pertandingan babak 8 besar ini Mitra Kukar kalah dari Persija dengan skor 1-3.

Usai pertandingan Rafael Berges, pelatih Mitra Kukar, mengatakan kalau banyak kendala yang dialami timnya menuju perempat final. Hal itu yang membuat Naga Mekes menjadi kesulitan.

"Mulai akumulasi kartu sampai cedera pemain. Tapi secara umum saya senang karena para pemain selalu bekerja keras," kata Rafael Berges, pelatih asal Spanyol itu.

Di pertandingan itu Mitra Kukar tampak kesulitan mengimbangi permainan Persija. Absennya Mauricio Leal di posisi bek tengah, membuat Mitra Kukar kewalahan. Mereka hanya mengandalkan duet bek tengah lokal, Joko Sidik dan Dedy Gusmawan.

"Duet bek tengah yang bermain hari ini sebelumnya jarang bermain bersama di musim lalu karena cedera," kata Rafael Berges.

Pelatih yang baru didatangkan Mitra Kukar pada musim ini tersebut, juga memberi selamat kepada Persija yang telah lolos ke semifinal.

"Selama saya melihat Persija bagus, sedangkan Mitra Kukar masih butuh persiapan lagi," ucap Rafael Berges.

"Dua gol Persija di babak pertama membuat mereka lebih unggul. Mungkin kalau Persija tidak punya Super Simic, kondisinya akan berbeda," Rafael Berges, menambahkan.*



Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?


Bagikan



© eyesoccer.id 2016 | Tentang Kami