Neymar Bela Gaya Selebrasi Aneh Calon Bintang Real Madrid

Oleh Aditya Gilang - 13 Feb 2018 07:30:54
Credit : Neymar (kanan) dan Vinicius Junior/Foto: AS

RIO DE JANEIRO – Vinicius Junior membuat heboh dengan gaya selebrasinya yang aneh saat Flamengo mengalahkan Botafogo 3-1 pada semifinal Campeonato Carioca, Minggu (11/2/2018) pagi WIB. Namun, saat banyak orang mengecam, Neymar justru membela pemain muda yang dipinjam Flamengo dari Real Madrid itu.

Selebrasi Vinicius memang cukup kontroversial. Saat mencetak gol ketiga timnya pada menit ke-90+3 yang praktis menyudahi perlawanan Botafogo, ia justru bergaya seolah menangis. Namun tangisan ala bayi itu dilakukan sambil berlari ke arah tribun pendukung tim lawan.

Terang saja, aksinya itu memicu kemarahan pendukung Botafogo. Wasit pun menganggap tindakan striker berusia 17 tahun itu sebagai aksi provokatif. Alhasil, wasit menghukumnya dengan mengeluarkan kartu kuning.

Namun Neymar tak sependapat dengan banyak orang di negerinya. Kapten tim nasional Brasil yang kini membela Paris Saint-Germain itu justru membela gaya selebrasi Vinicius.

Pembelaan Neymar dilakukan dengan cara mengomentari akun Instagram milik Futebol Na Tela yang melontarkan pertanyaan menggelitik: “Vinicius Junior dihukum kartu kuning karena merayakan gol dengan gaya ‘bayi menangis’. Apa yang terjadi dengan sepak bola?”

Neymar pun dengan lugas menyampaikan pembelaannya. “Sepak bola memang sudah gila. Jika Anda menang atas tim lawan yang tak lain adalah teman Anda dan kemudian merayakannya, Anda dianggap bersalah. Anda akan dihukum,” demikian komentar Neymar.

Melalui komentarnya itu, Neymar mencoba menjelaskan bahwa Vinicius sekadar bercanda dengan para pemain Botafogo yang sebagian adalah teman-temannya sendiri. Maklum, Flamengo dan Botafogo sama-sama berasal dari Rio de Janeiro.

Tapi, boleh jadi juga, pandangan Neymar tak sepenuhnya benar. Pasalnya, saat melihat selebrasi itu, sebagian pemain Botafogo di bangku cadangan mencoba keluar dari bench untuk mengejarnya. Sampai-sampai harus ditenangkan oleh petugas keamanan.

Yang jelas, Flamengo lolos ke final berkat kemenangan 3-1 itu. Di final kejuaraan yang juga disebut Guanabara Cup ini, 18 Februari 2018 nanti, mereka sudah ditunggu Boavista yang lolos setelah menyingkirkan Bangu. *



Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?


Bagikan



© eyesoccer.id 2016 | Tentang Kami