Mulai Pimpin Seleksi Timnas U-19, Fakhri Husaini Bicara Latar Belakang Pemain

Mulai Pimpin Seleksi Timnas U-19, Fakhri Husaini Bicara Latar Belakang Pemain
Credit :
profil foto
  • ocim -
  • 12 Jun 2019 20:18:00 -
  • 1094 views

KAB. BEKASI - Fakhri Husaini mulai memimpin latihan dan seleksi tahap kedua Timnas U-19 Indonesia di Stadion Wibawa Mukti, Kab. Bekasi, Rabu tadi pagi.

Sebanyak 30 pemain dipanggil Fakhri untuk mengikuti seleksi ini. Usai berkumpul pada Selasa kemarin. Mereka tampak bersemangat menerima arahan Fakhri.

Mereka semua berasal dari klub Elite Pro Liga 1, kemudian Garuda Select, ada juga dari PPLP. Mayoritas pemain yang dipanggil adalah alumnus Timnas U-16 Indonesia, yang tidak lain merupakan anak didik dari Fakhri Husaini sebelumnya. Tapi juga banyak pemain baru, hasil pantauan tim pelatih. Termasuk keberadaan pemain dari PPLP.

Untuk itu, Fakhri Husaini berjanji memperlakukan sama semua pemain. “Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, mereka semua memiliki potensi. Kalau tidak waspada dan memberikan yang terbaik, pemain lain bisa saja tergantikan. Maka saya katakan, disini siapa pun bisa saja tersingkir apabila tidak menunjukkan kemampuan maksimalnya,” tegasnya.

“Buat saya penting memperlakukan sama semua pemain. Lama dan baru tidak akan dibeda-bedakan. Semua punya kesempatan sama menjadi pemain inti dalam pemusatan latihan pada Juli nanti. Pemain dari PPLP saya yakin juga ada yang potensial. Untuk PPLP saya berkoordinasi dengan Pak Bagja, koordinator PPLP,” jelas Fakhri.

Fakhri menjelaskan secara rinci mengenai pemain yang dia dapatkan dalam seleksi ini. Dirinya ingin mengakomodir semua pemain yang punya potensi untuk masuk timnya.

“Indonesia ini luas dari Aceh sampai Papua. Kalau kami hanya mengakomodasi pemain dari Elite Pro Liga 1, kan tidak semua 34 provinsi punya elite pro. Apakah pemain-pemain di daerah tidak punya kesempatan?. Bahkan tidak semua daerah punya PPLP. Tapi minimal pemain yang tidak main di Elite Pro bisa masuk PPLP. Kan PPLP ini juga seleksi. Saringan juga, tapi programnya pemerintah,” tuturnya.*

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar