Mengapa Sambal Tidak Baik Buat Atlet seperti Pemain Bola?

Mengapa Sambal Tidak Baik Buat Atlet seperti Pemain Bola?
Credit : Istimewa
profil foto
  • ocim -
  • 06 Aug 2020 19:58:00 -
  • 771 views

SAMBAL sudah menjadi bagian dari budaya makan orang Indonesia. Buat sebagian orang makan tanpa sambal itu seperti tidak lengkap.

Celakanya bagaimana kalau kegemaran makan sambal ini dimiliki atlet? Dalam hal ini pemain sepak bola, misalnya.

Banyak pelatih asing kalau menangani klub di Indonesia, atau pelatih timnas sekalipun, melarang para pemainnya mengonsumsi sambal. Apalagi gorengan.

Tapi namanya manusia Indonesia, kadang makin dilarang makin kreatif mencari cara untuk bisa melakukannya. Makan sambal itu salah satunya.

Oleh karena itu buat pemain sepak bola, lebih baik memunculkan sendiri kesadaran untuk memilih dan memilah makanan yang tepat. Yang mendukung profesi sebagai atlet.

Khusus soal sambal ini harus dijauhi atlet karena bisa bikin perut menjadi panas. Apalagi kalau dikonsumsi sebelum latihan. Makan cabai pun masuk dalam kategori sambal.

Kalau perut sudah panas, efeknya bisa membuat diare. Dan, kalau sudah diare imbasnya menjadi tidak maksimal dalam berlatih.

Kemudian sambal juga memicu terjadinya dehidrasi. Atlet yang berlatih atau bertanding mengeluarkan banyak keringat, kalau sebelumnya cairan tubuh sudah "dikuras" sambal, akibatnya bisa terjadi dehidrasi.

Jadi lebih baik buat para pemain yang ingin menjadikan sepak bola sebagai pekerjaan, lebih baik sejak muda menghindari makan sambal atau yang pedas-pedas lainnya ya...*

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar