Masih Runyam, Asosiasi Pesepakbola Profesional Akan Mediasi Konflik Leicester-Mahrez

Masih Runyam, Asosiasi Pesepakbola Profesional Akan Mediasi Konflik Leicester-Mahrez
Credit : Riyad Mahrez/FOTO: Getty Images
profil foto
  • Busthomi -
  • 09 Feb 2018 15:27:48 -
  • 82 views

LEICESTER – Bintang sepak bola Leicester City, Riyad Mahrez masih juga melakukan mogok latihan usai gagal dijual ke Manchester City. Kabarnya, sang pemain merasa kecewa bukan karena gagal dijual, melainkan karena merasa dibohongi oleh pihak klub.

Sang pemain sepak bola asal Aljazair itu mengklaim bahwa Leicester telah melanggar sebuah janji mengenai transfernya ke klub asuhan Pep Guardiola itu dimentahkan pihak klub.

Penasihat Mahrez sendiri bersikeras bahwa sebetulnya pihak Leicester telah setuju untuk membiarkan pemain sayapnya itu pergi jika ada klub papan atas tertarik dan mau menawarkan sang pemain senilai 50 juta Pounds.

Namun ternyata, pihak “The Foxes” malah menaikkan tawaran menjadi 60 juta Pounds untuk pemain sayap Aljazair pada batas waktu tersebut, sehingga membuat pemain tersebut pun putus asa.

Tapi anehnya lagi, pihak juara Liga Primer musim 2015/16 itu juga menolak melepas pemainnya ketika “The Citizens” justru menaikkan penawaran menjadi 60 juta Pounds.

Hal itu yang membuat sang pesepak bola berusia 26 tahun itu kecewa berat terhadap sikap klub yang tak mau melepasnya. Sehingga, Mahrez sampai saat ini memutuskan untuk mogok latihan sekalipun didenda cukup mahal oleh klubnya itu. Termasuk juga sang pemain masih absen kala klubnya bentrok melawan Manchester City di ajang Liga Primer akhir pekan ini.

Runyamnya masalah Mahrez ini, dikabarkan The Mirror, Asosiasi Pesepakbola Profesional pun telah menawarkan diri untuk memediasi masalah ini antara klub dan sang pemain. Meski pun memang Mahrez masih sangat marah dan menuding klub bersikap tak profesional.

Simpati lainnya juga dilontarkan Arsene Wenger. Pelatih Arsenal itu mengisyaratkan bahwa dia mengetahui beberapa rincian tentang pendirian Mahrez kemarin yang ingin dijual dan sepertinya dia bersimpati terhadap sang pemain.

“Anda ingin klub berperilaku baik dan para pemain juga berperilaku baik. Dalam kasus Mahrez, memang yang saya tahu sedikit tentang masalah ini. Tapi saya tidak ingin melenceng terlalu jauh. saya tetap bersimpati,” dia menjelaskan.

Pelatih Leicester, Claude Puel meminta kepada Mahrez untuk kembali ke tempat latihan, demi kepentingannya sendiri dan klub. Setelah Absen cukup lama. Dan ternyata Leicester sendiri belum bisa menang dalam salah satu pertandingan mereka tanpa Mahrez.

“Saya harap, Riyad bisa kembali bersama kami dan cara terbaik adalah kembali dan menikmati sepak bolanya,” kata dia. “Riyad adalah pemain yang luar biasa dan dia mencintai sepak bola dan hubungannya dengan teman dan rekan satu timnya juga baik.”

“Saya harap dia bisa kembali dan bekerja keras dengan tim lebih cepat,” harap sang pelatih. *

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar