Mantan Bek Inter Milan Itu Masih Siap Main di Usia 39

Mantan Bek Inter Milan Itu Masih Siap Main di Usia 39
Credit :
profil foto

RIO DE JANEIRO – Lucimar Ferreira da Silva alias “Lucio” akan genap berusia 40 tahun pada 8 Mei 2018 nanti. Namun mantan bek tengah Inter Milan dan Bayern Muenchen itu belum berpikir soal pensiun.

Pada 7 Desember 2017 lalu, Lucio baru saja teken kontrak dengan Sociedade Esportiva do Gama yang berkompetisi di liga negara bagian, Campeonato Brasiliense. Ia kini menjadi satu-satunya anggota skuat Brasil juara Piala Dunia 2002 yang masih aktif bermain.

Lucio sendiri sempat vakum bermain hampir setahun. Setelah ia menikmati petualangan sebagai marquee player di Liga Super India tahun 2015 bersama klub FC Goa.

“Saya merasa sangat sehat dan prima,” kata bek jangkung yang juga pernah membela Bayer Leverkusen itu, seperti dikutip koran Folha de S.Paulo. “Saya masih sanggup berlatih dan bertanding dengan baik. Rasanya seperti baru berumur 34 tahun.”

Sebagai pemain veteran, ia mengakui butuh waktu pemulihan lebih panjang setiap kali usai bertanding. “Tapi itu bukan masalah. Pengalaman panjang saya membantu mengatasi masalah itu,” katanya, santai. “Pengalaman juga membantu saya dalam mengatur tempo permainan dan penempatan posisi di lapangan.”

Lucio berharap bisa bertahan semusim penuh di Campeonato Brasiliense yang berlangsung Januari-akhir April 2018 ini. Apalagi posisi Gama saat ini cukup bagus dengan menempati posisi ke-2 hingga pekan ke-10.

Satu hal yang dikritisi oleh Lucio adalah sistem kompetisi di Brasil. “Saat ini, klub-klub besar terlalu padat jadwalnya. Tapi klub-klub kecil justru kurang banyak bertanding,” ia mengungkapkan. “Perlu ada perubahan sehingga tim-tim kecil bisa bermain lebih banyak dan reguler.”

Meski saat ini bermain di klub yang bisa dibilang semiprofesional, Lucio mengaku tidak masalah. “Pada masa lalu, toh saya sudah merasakan bermain di klub-klub besar,” ia menegaskan. “Saat ini yang lebih saya butuhkan adalah bermain karena bermain sudah menjadi kebiasaaan bagi saya.” *

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar