“Malaria Must Die”, Film Pendek David Beckham untuk Kemanusiaan

“Malaria Must Die”, Film Pendek David Beckham untuk Kemanusiaan
Credit : David Beckham saat pengambilan gambar/Foto: PA
profil foto

NEW YORK – Mantan bintang tim nasional Inggris, David Beckham, menunjukkan kepeduliannya kepada sesama. Memanfaatkan popularitas dan kebintangannya, ia tampil dalam film pendek berjudul “Malaria must die - so millions can live” yang dibuat khusus untuk mengampanyekan perang melawan penyakit malaria.

Selama ini, Beckham memang sudah aktif dalam aktivitas sosial. Sebelumnya, mantan bintang Real Madrid dan Manchester United itu terlibat dan menjadi salah satu pimpinan dalam kampanye “Malaria No More UK”.

Kali ini, ia tampil kembali dalam aksi antimalaria dengan membintangi film pendek di mana dia dikerangkeng dalam kotak kaca dan dikerubuti nyamuk.  Ini untuk menggambarkan cara malaria ditularkan lewat gigitan serangga pengisap darah itu.

“Serangga ini sekadar mengganggu di negara seperti Inggris. Tetapi di banyak bagian dunia yang lain gigitan nyamuk itu mengerikan dan maut,” kata Beckham.

Kendati dalam beberapa tahun kampanye antimalaria lumayan sukses, namun malaria telah membunuh 445 ribu orang setiap tahunnya. Selain itu, menurut data WHO, sepanjang tahun 2016 saja ada 216 juta kasus malaria di seantero dunia.

“Ini sama sekali tidak bisa diterima," kata Beckham, 42 tahun, yang sebentar lagi akan jadi pemilik klub sepak bola di liga sepak bola Amerika Serikat. “Apalagi karena kita sebenarnya tahu bagaimana menanggulangi penyakit ini.”

Kampanye "Malaria Must Die" secara khusus menekan para pemimpin dari 52 negara Persemakmuran, termasuk Inggris, untuk mengadopsi kebijakan pemberantasan penyakit ini. Kebanyakan korban mati akibat malaria adalah balita di negara-negara miskin di Sub-Sahara Afrika. *

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar