Laurent, Pencetak Gol Pertama Piala Dunia yang Sempat Jadi Tahanan Perang

Laurent, Pencetak Gol Pertama Piala Dunia yang Sempat Jadi Tahanan Perang
Credit :
profil foto

SERIAL NOMOR 4 – Lucien Laurent yang biasa dipanggil Lulu akan selalu punya tempat tersendiri dalam sejarah Piala Dunia. Pasalnya, ia menjadi orang pertama yang menjebol gawang lawan dalam pertandingan di pesta sepak bola sejagat itu.

Ia lahir di kota Saint-Maur-des-Fossés (Prancis), pada 10 Desember 1907. Laurent memulai kariernya bermain di klub Prancis bernama Cercle Athlétique de Paris pada usia 14 tahun. Ia bertahan di klub tersebut selama sembilan tahun sebelum memutuskan pindah ke FC Sochaux-Montbéliard.

Jules Rimet yang menjabat Presiden FIFA, menggelar Piala Dunia pertama pada tahun 1930 dan Prancis dipastikan hadir. Laurent saat itu bekerja di perusahaan mobil Peugeot dan beruntung perusahaan memberi cuti kepadanya untuk membela Prancis di Piala Dunia. Federasi Sepak Bola Prancis saat itu hanya memberi kompensasi yang tidak begitu besar.

Prancis berangkat ke Uruguay dengan menggunakan kapal laut dan perjalanan yang ditempuh membutuhkan waktu dua minggu. Laurent bersama pemain Prancis lainnya berlatih sepak bola di dek kapal setiap pagi, serta latihan lari di siang hari.

Tiba di Uruguay, Prancis tanding pertama kali pada 13 Juli 1930 melawan Meksiko, bersamaan dengan Amerika Serikat melawan Belgia. Prancis berada di Grup I bersama Meksiko, Chile, dan Argentina

Pertandingan pertama melawan Meksiko dipimpin wasit asal Uruguay bernama Domingo Lombardi. Pada menit ke-19, striker Ernest Libérati memberi umpan silang kepada Laurent yang sudah berada di depan gawang Meksiko dan Laurent langsung menendang bola tersebut ke gawang Meksiko yang dijaga Oscar Bonfiglio.

Gol itu menjadi yang pertama di ajang Piala Dunia. Pasalnya di pertandingan lain yaitu Amerika Serikat melawan Belgia baru tercipta gol di menit ke-23 lewat Bart McGhee.

Prancis akhirnya menang 4-1 dan selanjutnya melawan tim kuat Argentina. Pelatih Argentina mengintruksikan bek-nya bernama Luis Monti untuk menjaga ketat Laurent. Tak tanggung-tanggung, Monti bahkan berhasil membuat Laurent cedera hingga akhirnya Prancis kalah 0-1.

Pada pertandingan terakhir, Laurent tidak dimainkan karena masih cedera hingga akhirnya Prancis dikalahkan Chile 1-0. Prancis tidak lolos dari fase Grup I di Piala Dunia 1930 dan Laurent melanjutkan karirnya bersama FC Sochaux-Montbéliard selama dua tahun.

Laurent kemudian pindah lagi ke klub Club Français pada 1932/33 dan balik ke Cercle Athlétique de Paris untuk musim 1933/34. Namun Laurent tidak dipanggil oleh timnas Prancis saat mengikuti Piala Dunia 1934 di Italia karena mengalami cedera.

Musim 1934/35, Laurent bergabung dengan FC Mulhouse. Setelah dua musim, ia balik lagi bersama FC Sochaux-Montbéliard. Sempat bergabung dengan Rennes dan Strasbourg, pada  tahun 1939 Lauren memilih Toulouse  FC sebagai klub barunya.

Belum lama ia di sana, Perang Dunia II pecah dan Laurent bergabung menjadi tentara Prancis. Ia ditangkap pasukan  Jerman dan menjalani hidup sebagai tahanan perang. 

Setelah Perang Dunia, Laurent masih sempat bermain di klub Racing Besançon hingga akhirnya memutuskan sampai pensiun pada 1946 dan menjadi pelatih. Laurent adalah satu-satunya saksi hidup dari mantan pemain timnas Prancis di Piala Dunia 1930 yang menyaksikan Prancis juara Piala Dunia 1998. Ia meninggal dunia di Besançon pada 11 April 2005 dalam usia 97 tahun. *

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar