Kongres PSSI Berjalan Lancar Tak Seperti Biasa, Ini Hasil Lengkapnya

Oleh Busthomi - 14 Jan 2018 09:15:55
Credit : Ketum PSSI, Edy Rahmayadi usai Kongres PSSI 2018/FOTO: Ridhoni (Eyesoccer)

TANGERANG – Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) menggelar Kongres Luar Biasa dan Kongres tahunan di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang, Banten, Sabtu (13/1/2018) berjalan lancar dan damai.

Tak seperti biasanya Kongres PSSI yang berjalan penuh kericuhan dan semrawut di era-era sebelumnya, tapi kali ini justru dalam tempo cepat dan singkat. Tak ada nada-nada tinggi yang diucapkan para peserta kongres, apalagi gebrak meja seperti proses kongres di era sebelumnya.

Mulainya lebih lama dari jadwal dan sukses lebih cepat dari yang seharusnya. Tak cuma peserta yang puas dengan hasil kongres yang lancar ini, para awak media juga cukup salut dengan kepemimpinan Ketum PSSI, Edy Rahmayadi.

Sang Ketum yang merupakan jenderal bintang tiga itu begitu tegas dan kerap diselingi canda, sehingga tak membuat suasana tambah panas. “Sebelum kongres ini, saya diajari untuk bagaimana caranya mengetuk palu,” ungkap sang jenderal itu kala memulai siding kongres.

“Jadi, peserta harus ikut keputusan ya. Katanya, kalau kongres bisa berjalan lama, tapi kali ini saya akan buat lebih cepat ya,” tandas dia. “Mudah-mudahan.”

Dalam KLB, PSSI melakukan perubahan pada lima statuta. Sementara itu pada Kongres Tahunan, pembahasan memfokuskan pada laporan kegiatan dan keuangan selama 2017, program strategis, dan kerja sama PSSI untuk sepanajng tahun ini.

“Untuk program Piala Indonesia akan kembali digelar pada April hingga Desember 2018,” imbuh Sekjen PSSI, Ratu Tisha. “Piala Indonesia memiliki format 128 tim dari Liga 1, Liga 2, dan Liga 3. Kami harapkan ajang ini mampu meningkatkan atmosfer sepak bola di daerah.”

Khusus Liga 1, Sekjen yang berparas cantik ini menyebutkan,  untuk kompetisi musim 2018 ini, Liga 1 akan berisikan 18 klub, Liga 2 sebanyak 24 klub, dan Liga 3 terdiri dari dua fase, yakni provinsi dan nasional.

Berikut hasil KLB PSSI 2018:

– Pengubahan lima statuta PSSI

– Hierarki organisasi

– Keorganisasian klub

– Penambahan lembaga terafiliasi penetapan jumlah voters

– Pengurangan komite tetap

6 poin hasil Kongres Tahunan PSSI 2018:

– Pengadaan Badan Penyelesaian Sengketa Nasional untuk pemain.

– Pengembangan sepak bola nasional lewat filosofi sepak bola Indonesia (filanesia).

– Peningkatan kualitas wasit dengan mendatangkan Referee Asessor Course terbaik dari FIFA yakni Ray Oliver (Inggris) dan Toru Kamigawa (Jepang).

– Piala Indonesia kembali digelar (juara turnamen mendapatkan slot ke Piala AFC).

– Pendapatan PSSI pada 2017 yakni, Rp 110 miliar. Sementara pengeluarannya yaitu Rp 107 miliar dengan rincian Rp 95 miliar untuk program kerja.

– Anggaran pada 2018 mencapai Rp 225 miliar yang berasal dari pemerintah, sponsor, dan hak siar. *



Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?


Bagikan



© eyesoccer.id 2016 | Tentang Kami