Kapolda Periksa Kesiapan GBLA untuk Pembukaan Piala Presiden 2018

Credit : Kapolda Jawa Barat dan Ketua SC Piala Presiden - Foto/LIB
profil foto

BANDUNG - Persiapan menjelang digelarnya Piala Presiden 2018 terus dilakukan oleh Organizing Committee (OC). Masing-masing bidang terus melakukan pematangan. Mulai dari kesiapan venue, peserta, hingga pada hal-hal teknis lainnya.

Untuk kesiapan lokasi pembukaan, kali ini, Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait beserta Kapolda Jawa Barat, Irjen Agung Budi Maryoto melakukan pengecekan langsung ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api, pada Rabu sore (10/01/2018).

Kedua tokoh tersebut mengecek beragam fasilitas yang ada di dalam stadion. Di antaranya, lapangan, tribun penonton, ruang media, hingga pada lokasi yang akan ditempati oleh Presiden Joko Widodo pada saat pembukaan nanti.

Pada kesempatan terpisah, Kapolda Jabar juga mendapatkan penjelasan dari Organizing Committee (OC) tentang pelaksanaan upacara pembukaan secara detail.

Termasuk diantaranya penjelasan soal seremonial pembuka, kemungkinan jumlah penonton yang datang, hingga pada teknis pengamanan Presiden pada saat datang dan selama berada di dalam stadion.

Dalam penjelasan tersebut, Kapolda Jabar dan Maruarar juga langsung mengecek akses pintu masuk dan fasilitas lain yang akan digunakan Presiden Joko Widodo, contohnya kamar kecil dan musala.

“Sekali lagi, semua dilakukan agar proses upacara pembukaan bisa berjalan lancar dan sesuai standar. Bagaimana pun ini merupakan hajatan bersama,” bilang Maruarar.

Sementara terkait rencana upacara pembukaan dan pertandingan pertama, pihak kepolisian akan mendukung penuh.

“Standar pengamanan operasional sudah kami siapkan. Pada hajatan ini bukan melulu pengamanan pertandingan bola namun juga pengamanan kepada Presiden," kata Kapolda Jabar Irjen Agung Budi.

"Pada prinsipnya, kami mendukung dan siap melakukan pengamanan. Kemungkinan kami akan mengerahkan 1.500 personel, belum termasuk dari unsur TNI dan Paspampres,” Kapolda Jawa Barat, menambahkan.*

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar