Jelang Derby London Utara, Bek Tottenham Ungkap Cerita Menolak Tawaran Arsenal

Jelang Derby London Utara, Bek Tottenham Ungkap Cerita Menolak Tawaran Arsenal
Credit : Jan Vertonghen/FOTO: Getty Images
profil foto
  • Busthomi -
  • 10 Feb 2018 10:11:27 -
  • 173 views

LONDON – Jan Vertonghen mengungkapkan bahwa keputusannya untuk bermain bersama Tottenham Hotspur pada 2012 lalu adalah keputusan yang tepat ketimbang harus memilih Arsenal pada waktu itu. Karena sang bek percaya bahwa pendulum kekuatan di London utara tak selamanya dikuasi “The Gunners” pasti akan berpindah ke Tottenham.

Dan hal itu menjadi kenyataan. Minimal terjadi di musim lalu, untuk kali pertama Tottenham finish di atas Arsenal di papan klasemen akhir musim. Tottenham berada di peringkat kedua dan “Meriam London” tercecer di peringkat kelima dan gagal melaju ke Liga Champions.

Kini cerita “kebesaran” Tottenham dikenang kembali oleh Vertonghen plus cerita dirinya menolak Arsenal tapi lebih memilih Tottenham jelang laga derby London utara itu. Saat keluar dari Ajax Amsterdam pada 2012 lalu, bek asal Belgia itu ditawari oleh dua klub asal London utara itu.

“Saya ingat saat itu, sudah sedekat mungkin agen saya pergi ke Arsenal, saya tidak berada di sana,” cerita dia. “Tapi pada akhirnya saya harus membuat pilihan dan saya lebih memilih Spurs.”

Dan kini dia merasa dirinya telah membuat pilihan yang tepat. Karena dia yakin sudah ada pergeseran kekuatan ke arah Tottenham yang akan membawa pada era baru kesuksesannya.

Namun yang terjadi, selama empat tahun ini, Arsenal telah memenangkan tiga Piala FA, tapi pemain 30 tahun itu belum memenangkan trofi apa pun sejak tiba di Spurs. Tapi dia masih tetap yakin suatu saat akan berubah karena mereka masih berada di Piala FA dan Liga Champions.

“Bagi saya, pilihan ke Spurs itu sangat bagus,” katanya. “Saya merasa bergabung dengan tim hebat, dengan rencana hebat dan dengan pemain-pemain hebat. Dan saya mengikuti naluri saya, firasat saya, hanya itu.”

“Kami melihat di tiga musim terakhir, kami telah melakukannya dengan sangat baik,” ujarnya. “Kami membangun tim hebat dan dengan pelatih hebat dan stadion baru akan datang yang sangat megah.”

Malam nanti, Vertonghen akan menghalau serangan-serangan Arsenal yang dikomandoi Pierre-Emerick Aubameyang. Di laga pertama Spurs kalah 0-2. Apakah sang bek bisa membuktikan, bahwa timnya saat ini lebih hebat dari tim tamu? *

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar