Jadi Pelatih Kiper Jangan Hanya Bermodal Pengalaman

Jadi Pelatih Kiper Jangan Hanya Bermodal Pengalaman
Credit : Foto - Istimewa
profil foto
  • ocim -
  • 12 May 2020 12:38:00 -
  • 604 views

PELATIH kiper Madura United FC, Kurnia Sandy, berbagai pendapatnya mengenai keberadaan pelatih kiper di sepak bola Indonesia. Menurutnya masih banyak tim yang belum memperhatikan secara detail, pelatih kiper yang berlisensi.

Tidak sedikit klub mempekerjakan pelatih kiper yang belum berlisensi. Kadang juga malah tidak ada, dirangkap pelatih kepala. Hal itu kebanyakan terjadi di klub amatir, meski tidak sedikit juga klub profesional yang masih begitu.

Kurnia Sandy yang sekarang memiliki Lisensi C pelatih kiper, berharap klub di Indonesia bisa mengubah pola pikir, bahwa pelatih kiper berlisensi itu adalah kebutuhan. Sama halnya seperti keberadaan pelatih kepala.

Berikut penuturan Kurnia Sandy seperti dikutip dari kompas.com:

"Untuk pelatih kiper, ambil kursus Level 1 itu penting sekali, karena bisa fokus ke dasar-dasar seorang kiper."

"Misalnya bagaimana posisi berdiri, badan, tangan, dan cara mengambil bola."

"Kebanyakan di Indonesia masih belum detail dalam melatih kiper."

"Banyak pelatih yang tidak memperhatikan sampai sedetail itu. Padahal teknik dasar itu penting untuk kiper."

"Jika dari usia dini tidak mendapatkan teknik yang besar, nanti bisa terekam terus di kepalanya."

"Awal-awal dulu melatih saya juga begitu. Hanya melatih dengan apa yang saya dapat dari pelatih dulu."

"Jadi kita harus mengubah mindset sebagai pelatih."*

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar