Inilah Sosok Yuri Gazinsky, Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2018

Inilah Sosok Yuri Gazinsky, Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2018
Credit : Yuri Gazinksy (tengah, nomor 8) merayakan golnya/Foto: FIFA
profil foto

MOSKOW – Tim nasional (timnas) Rusia harus berterimakasih kepada Yuri Gazinsky. Dialah pencetak gol pertama Piala Dunia 2018 yang membuat tim tuan rumah bisa mengakhiri laga perdananya dengan kemenangan meyakinkan 5-0 atas Arab Saudi, Kamis (14/6/2018) malam WIB.

Laga di Stadion Luzhniki, di luar dugaan, tidak berjalan mudah bagi Rusia. Bisa dibilang Rusia hanya mendominasi 15 menit awal, namun kemudian kehilangan kendali permainan.

Beruntung, 15 menit awal itu dimanfaatkan maksimal untuk mencetak gol pembuka melalui Gazinsky. Ia sukses memanfaatkan sepak pojok Aleksandr Golovin pada menit ke-12 untuk menanduk bola ke gawang Arab Saudi.

Gol itu yang membuat Rusia bisa tampil lebih tenang meski sisa 30 menit babak pertama kemudian lebih dikuasai tim tamu. Bahkan Rusia kemudian mencuri gol kedua melalui akse pemain pengganti, Denis Cheryshev, tiga menit jelang turun minum.

Dalam laga ini, Gazinsky dipaksa bekerja keras sepanjang pertandingan. Berduet dengan Roman Zobnin di lapangan tengah dalam formasi 4-2-3-1, mereka dibuat sibuk mengimbangi kecepatan para gelandang Arab Saudi yang dikomando oleh Salem Al Dawsari.

Namun Gazinsky tetap kokoh dan disiplin mengontrol lapangan tengah. Ia berduel dengan gigih namun sesekali juga muncul membantu serangan dalam situasi bola mati.

Gazinsky, 28 tahun, adalah gelandang sentral asal klub FC Krasnodar di Liga Rusia. Dengan tinggi 184 cm, ia memang cukup ideal untuk menjalani peran sebagai gelandang bertahan.

Sudah lima musim ia membela Krasnodar setelah sebelumnya bermain untuk Torpedo Moskow. Karier profesionalnya sendiri dijalani di klub Smena Komsomolskana-Amure pada 20017-2010.

Di timnas Rusia, Gazinsky termasuk pendatang baru. Ia baru mendapatkan caps pertamanya pada laga persahabatan lawan Turki, 31 Agustus 2016. Saat itu, Stanislav Cherchesov baru mulai bertugas menangani “Tim Beruang Merah”.

Gazinsky kemudian masuk skuat untuk Piala Konfederasi 2017 di mana Rusia tampil buruk dan gagal menunjukkan taringnya. Ditambah serentetan hasil buruk dalam uji coba internasional, Cherchesov kemudian mulai membenahi skuatnya dengan memperkuat pertahanan.

Di situlah Gazinsky mulai mendapatkan peran penting. Ketangguhannya menjadi pelapis pertahanan di lini tengah membuat Cherchesov terkesan dan terus memberinya kepercayaan sebagai starter. *

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar