Ini Hukuman Buat PSS dan Arema FC Atas Kerusuhan di Maguwoharjo

Ini Hukuman Buat PSS dan Arema FC Atas Kerusuhan di Maguwoharjo
Credit :
profil foto
  • ocim -
  • 19 May 2019 21:28:00 -
  • 931 views

JAKARTA - Komdis PSSI yang diketuai Asep Edwin telah merampungkan sidang untuk kasus kerusuhan dalam pertandingan PSS vs Arema FC. Laga itu merupakan pembukaan Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu lalu.

Ada tiga putusan yang dihasilkan Komdis pada Minggu 19 Mei 2019. Dari tiga putusan itu paling banyak buat kubu PSS. Sebab, mereka menjadi tuan rumah.

Paling mencolok adalah panpel PSS didenda Rp 50 juta. Kemudian PSS dijatuhi denda Rp 150 juta. Lalu tribune selatan alias curva sud juga ditutup untuk 4 pertandingan.

Sedangkan Arema FC juga kebagian denda. Kendati mereka berstatus tim tamu. Hal itu karena suporter Singo Edan juga terlibat kerusuhan.

Namun ada peluang buat subjek yang dijatuhi hukuman dan denda untuk mengajukan banding ke Komisi Banding (Komding) PSSI.*

Sidang Komite Disiplin, Minggu 19 Mei 2019

1. Panitia Pelaksana Pertandingan PSS Sleman
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: PSS Sleman vs Arema FC
- Tanggal kejadian: 15 Mei 2019
- Jenis pelanggaran: Panpel PSS Sleman gagal memberikan rasa aman dan nyaman terhadap pemain, ofisial, perangkat pertandingan dan penonton.
- Hukuman: Sanksi penutupan sebagian stadion pada tribun selatan sebanyak 4 kali dan denda Rp. 50.000.000,-

2. PSS Sleman
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: PSS Sleman vs Arema FC
- Tanggal kejadian: 15 Mei 2019
- Jenis pelanggaran: supporter PSS Sleman menyalakan flare, kembang api, petasan, terlibat saling lempar dengan supporter Arema FC sehingga pertandingan terhenti selama 55 menit.
- Hukuman: denda Rp. 150.000.000,-

3. Arema FC
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: PSS Sleman vs Arema FC
- Tanggal kejadian: 15 Mei 2019
- Jenis pelanggaran: supporter Arema FC terlibat saling lempar dengan supporter PSS Sleman sehingga pertandingan terhenti selama 55 menit.
- Hukuman: denda Rp. 75.000.000,-

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar