Ini 4 Cedera Paling Ditakuti Pemain Sepak Bola

Ini 4 Cedera Paling Ditakuti Pemain Sepak Bola
Credit : Cedera tibia-fibula - Foto/Istimewa
profil foto

JAKARTA - Cederanya penyerang anyar Persija, Ivan Carlos, memberi pukulan telak buat pemain asal Brasil itu. Pemain yang musim lalu memperkuat Persela itu menderita cedera metatarsal saat memperkuat Persija melawan Mitra Kukar, dalam babak 8 besar Piala Presiden 2018, akhir pekan kemarin.

Cedera metatarsal ini dikenal sebagai salah satu mimpi buruk bagi pemain sepak bola. Selain cedera metatarsal, setidaknya masih ada tiga cedera lagi yang paling ditakuti pemain. Berikut 4 cedera yang sangat dihindari pemain:

Metatarsal
Metatarsal adalah tulang yang terletak di bagian telapak kaki bagian tengah. Tulang ini berfungsi sebagai penyeimbang dan penopang kaki, terutama saat beraktivitas. Setiap orang yang mengalami cedera metatarsal pastilah merasakan nyeri luar biasa kalau dipakai berjalan. Biasanya penyebab cedera ini adalah tekanan yang kuat terhadap kaki. Momen yang biasa terjadi adalah kaki pemain terinjak lawan. Proses penyembuhan cedera ini biasanya memakan waktu 8 bulan untuk sampai benar-benar sembuh bisa bermain lagi.

Ligamen
Ligamen merupakan jaringan ikat yang berfungsi sebagai pengikat dua tulang atau lebih, sehingga bisa bersatu membentuk rangkaian yang kuat. Dan, dalam kasus pemain sepak bola, biasanya yang cedera adalah ligamen lutut. Ligamen pada lutut berfungsi untuk mengikat tulang paha dan tulang betis. Bisa dibayangkan bagaimana rasanya jika ligamen sobek atau putus, maka situasinya bisa benar-benar memberi trauma mendalam. Biasanya penyebab paling sering cedera ligamen adalah salah tumpuan.

Tibia-Fibula
Bahasa paling mudah dari tulang tibia ini adalah tulang kering. Sedangkan tulang fibula adalah tulang kering yang ada di samping tibia. Kedua tulang itu berfungsi untuk menopang tubuh seperti halnya tulang paha. Jika tulang kering patah, bisa disaksikan bagaimana mengerikannya. Penanganan untuk cedera ini adalah dengan menyambung kembali menggunakan pen. Penyembuhan dari trauma juga penting, karena cedera jenis ini kerap memberi pengalaman traumatik.

Engkel
Persendian kaki antara tulang kering dan telapak kaki ini sangat vital. Karena di situlah bagian paling sering dipakai untuk bermain sepak bola. Oleh karena fungsinya yang sangat besar dalam sepak bola, pemain dituntut memiliki engkel yang lentur. Tapi itu juga mengandung risiko. Jika terjadi cedera engkel, pemain boleh harus pasrah. Apalagi kalau mengalami cedera engkel berkali-kali. Salah satu sosok yang pernah terpaksa pensiun dini dari lapangan karena cedera engkel adalah Marco van Basten.*

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar