Indonesia Junior League Mayapada 2018: Terus Memperkenalkan Inovasi Baru

Indonesia Junior League Mayapada 2018: Terus Memperkenalkan Inovasi Baru
Credit : Para Pelatih dan Manajer Tim yang Mengikuti TM IJL Mayapada 2018/Foto: Indonesia Junior League
profil foto
  • Ridhoni -
  • 04 Feb 2018 22:40:11 -
  • 494 views

JAKARTA – Di dalam sela-sela drawing yang dilakukan Indonesia Junior League (IJL) Mayapada 2018, Sabtu (03/02/2018) yang bertempat di Mayapada Hospital Lebak Bulus. Sang CEO, Rezza Mahaputra Lubis juga menyampaikan mengenai inovasi-inovasi baru mengenai sistem kompetisi yang ada di IJL tahun ini.

Salah satunya adalah inovasi mengenai regulasi bursa transfer yang akan diperkenalkan pertama kali pad kompetisi IJL musim ini. Jadi setiap tim yang akan memasuki babak delapan besar, berhak menambah kekuatan timnya dengan syarat dan ketentuan yang sudah disusun oleh komite kompettisi IJL.

“Terobosan dan inovasi di IJL Mayapada 2018 seperti regulasi transfer windows jadi materi yang kami bicarakan di TM (Technical Meeting) kemarin.” kata Rezza. “Sambutannya sangat baik sekali, walaupun dengan sedikit nada bercanda, bahkan saya sudah mencium gosip-gosip perpindahan pemain.”

Kemudian IJL juga menghadirkan perwakilan komite wasit M Hipmi dan pelatih IJL elite, Washiyatul Akmal. Sebagai narasumber untuk menjelaskan persoalan prioritas gol, sistem head-to-head , dan sistem 14 pemain.

“Hadirnya pak Hipmi untuk memudahkan tugas tiap tim komite, 90 persen semua bisa diterima, dan hanya 10 persen saja yang didiskusikan kembali,” jelas sang CEO. “Seperti soal prioritas gol dan masalah head-to-head, disini juga ditekankan soal pentingnya sistem 14 pemain untuk mendapatkan bonus satu poin langsung, terutama SSB kontestan baru.”

“Di 2018 ini, kami juga menerapkan sistem 3 on 3 dimana ketika laga2x 15 menit berakhir imbang tidak langsung ditentukan lewat babak adu penalti,” ungkapnya. “Kebetulan saat anak-anak IJL Elite berlaga di Malaysia, kami sudah merasakan sistem tersebut, pelatih IJL Elite Washiyatul Akmal pun sangat antusias memaparkan pengalaman dan penjelasannya.” *

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar