Habis Juara, Datang Ancaman Hukuman bagi Atletico karena Ulah Suporter

Habis Juara, Datang Ancaman Hukuman bagi Atletico karena Ulah Suporter
Credit : Kabut tebal sebelum laga final Liga Europa/Foto: Atletico Madrid
profil foto

ZURICH – Pesta Atletico Madrid sebagai juara Liga Europa ternoda. Atletico didakwa UEFA dengan tuduhan perilaku rasis terkait sejumlah spanduk yang ditampilkan para pendukungnya selama pertandingan lawan Marseille di babak final, Kamis (18/5/2018) dini hari WIB.

Badan sepak bola Eropa itu menyatakan bahwa mereka telah menetapkan jadwal persidangan disiplin untuk mengadili klub Spanyol tersebut. UEFA akan menggunakan Pasal 14 kode disiplinnya terhadap pelanggaran tersebut.

Perilaku rasis yang dituduhkan kepada Atletico memang cukup ramai jadi perbincangan di dunia maya. Pasalnya, spanduk-spanduk yang dibentangkan suporter Atletico begitu kental dengan simbol-simbol Nazi yang terlarang.

Ancaman hukuman dari UEFA bukan hanya itu. Marseille dan Atletico secara bersama-sama juga menghadapi ancaman hukuman karena para pendukungnya menyalakan kembang api selama pertandingan.

Fans yang sangat antusias mendukung tim Prancis ini menyalakan kembang api dan petasan beberapa saat sebelum pertandingan dimulai. Alhasil laga itu dimulai di bawah kabut tebal asap selama 5-10 menit.

Pendukung Atletico juga menyalakan sejumlah kecil kembang api setelah Antoine Griezmann mencetak dua golnya. Fans Prancis membalas dengan menampilkan kembang api lainnya, beberapa di antaranya dilemparkan ke lapangan menjelang akhir pertandingan.

Fans Marseille juga didakwa melakukan tindakan merusak fasilitas di Stadion Groupama, kandang saingan Lyon, salah satu rival Marseille di Ligue 1. Bahkan klub Prancis tersebut juga terancam hukuman lain dari UEFA setelah pemain mereka terlambat memulai babak kedua.

Badan Kontrol, Etika, dan Disiplin UEFA akan menyidangkan kasus ini pada 31 Mei 2018. *

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar