Evra: Jangan Pernah Mau Kalau Diundang Ronaldo Makan di Rumahnya

Evra: Jangan Pernah Mau Kalau Diundang Ronaldo Makan di Rumahnya
Credit : Patrice Evra (kiri) bersama Ronaldo/Foto: Mirror
profil foto

MOSKOW - Hampir setiap orang yang pernah bermain dengan Cristiano Ronaldo akan bicara mengenai dedikasinya terhadap sepak bola. Beberapa orang menyaksikannya dengan sangat jelas, seperti Patrice Evra. Kecuali, menurut Evra, soal undangan makan.

Ketika mereka berdua bermain bersama di Manchester United (MU), Ronaldo pernah mengajak rekan setimnya tersebut makan siang bersama di rumahnya usai latihan pagi. Evra memenuhi undangan itu dan mendapatkan lebih dari apa yang ia harapkan.

“Saya punya saran bagi siapapun. Saat Cristiano mengajak makan siang bersama di rumahnya, lebih baik Anda tolak saja,” katanya dalam wawancara di saluran Piala Dunia ITV.

“Saya pergi ke sana dan Anda tahu bahwa saya benar-benar sangat lelah,” Evra mengungkapkan. “Di meja makan, hanya ada salad dan daging ayam putih tanpa bumbu. Oke, saya tidak merasa keberatan. Tapi di meja juga hanya ada air mineral, tidak ada jus.”

“Kami mulai menyantap makanan dan saya mengira bahwa makanan berat lain akan datang setelah itu,” Evra melanjutkan. “Tetapi ternyata tidak ada makanan berikutnya. Kami selesai makan. Dia berdiri dan mulai bermain dengan bola, melakukan beberapa gerakan olah bolanya.”

Tanpa basi-basi, Ronaldo kemudian mengajak Evra bergabung. “Mari lakukan operan 1-2 sentuhan,” katanya, seperti dikisahkan Evra. "Saya jawab, 'Bisakah saya menyelesaikan makan siang dulu?'. Tapi dia bersikeras, ‘Ayolah. Mari bermain operan 1-2 sentuhan'.”

“Kami mulai bermain 1-2 sentuhan. Setelah itu, ia mengajak saya berenang dan saya menyetujui ajakan tersebut,” masih menurut Evra. “Setelah berendam di jacuzzi, kami pergi ke sauna. Saya merasa lelah dan sudah cukup melakukan kegiatan bersamanya.”

“Jadi, itulah sebabnya saya menyarankan kepada siapapun untuk tidak datang jika Anda diajak ke rumahnya,” Evra menegaskan sambil tersenyum. “Tolak saja, karena pria ini seperti mesin. Ia tidak ingin berhenti berlatih.”

Evra juga mengungkap bagaimana kemenangan Rio Ferdinand di pertandingan tenis meja membuat Ronaldo berkeinginan untuk menjadi yang terbaik dalam olahraga tersebut.

“Mereka bermain tenis meja dan Rio mengalahkannya. Kami semua berteriak dan ia merasa sangat kesal," bek asal Prancis itu mengisahkan. “Lalu ia menyuruh sepupunya membeli satu set peralatan tenis meja dan ia berlatih selama dua minggu di rumahnya. Ia kembali bermain tenis meja melawan Rio dan ia mengalahkannya di depan semuanya.” *

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar