Dua Putra Fandi Ahmad Akan Jalani Tes di Klub Belanda, Groningen

Dua Putra Fandi Ahmad Akan Jalani Tes di Klub Belanda, Groningen
Credit : Ikhsan Fandi saat membela tim nasional Singapura U-19/Foto: Straits Times
profil foto

SINGAPURA – Fandi Ahmad pernah membawa harum nama Asia Tenggara saat bermain untuk klub Eredivisie, Groningen, pada 1983-85. Kini, dua putra Fandi siap meneruskan jejak sang ayah dengan menjalani tes di klub Liga Belanda tersebut.

Fandi sendiri yang akan mengantar kedua putranya itu terbang ke Belanda, awal Maret mendatang. Irfan Fandi (20 tahun) dan Ikhsan Fandi (18 tahun) akan berada di Groningen selama dua minggu untuk dilihat kemampuannya oleh tim pelatih Groningen U-21.

Kesempatan tes di Belanda yang didapat dua bersaudara itu tak lepas dari faktor ayahnya. Maklum, Fandi kenal dekat dengan Ron Jans, Direktur Teknik Groningen, yang juga rekan seangkatannya semasa bermain di Groningen.

Namun, uniknya, Fandi seperti menyembunyikan rencana seleksi bagi kedua putranya itu. “Saya bangga untuk Irfan dan Ikhsan. Semoga mereka mendapatkan hasil yang baik dari perjalanan ini,” kata mantan pelatih Pelita Jaya pada 2006-2010 itu.

Fandi, 55 tahun, enggan membenarkan bahwa kedua putranya terbang ke Belanda untuk mengikuti seleksi. Ia hanya membenarkan bahwa perjalanan mereka akan makan waktu dua pekan setelah Irfan dan Ikhsan menyelesaikan tugas mengikuti program wajib militer.

Yang jelas, Irfan dan Ikhsan memang diakui sebagai pemain berbakat di Singapura. Keduanya kini sudah tergabung dengan tim nasional Singapura U-21.

Sang adik, Ikhsan, bermain sebagai striker. Musim ini ia ditawari membela Albirex Niigata di Liga Singapura. Tapi Ikhsan lebih memilih bergabung dengan Garena Young Lions yang dilatih ayahnya.

Sedangkan Irfan yang punya tinggi badan 189 cm sejak musim lalu sudah membela Home United di Liga Singapura. Ia sudah mendapat tawaran bergabung ke Bangkok Glass dan klub Liga Chile, Universidad Catolica.

Namun Irfan juga memilih bergabung dengan ayahnya yang mantan pemain Niac Mitra Surabaya. Harapannya, agar lebih mudah mengurus izin jika ada kesempatan seleksi di Eropa. Jika seleksi di Groningen batal, kabarnya dua pemain ini akan melanjutkan seleksi di klub kasta kedua Liga Inggris, Leeds United. *

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar