Disambar Conte, Mourinho Klarifikasi Soal Sebutan Badut

Disambar Conte, Mourinho Klarifikasi Soal Sebutan Badut
Credit : Jose Mourinho - Foto/Manutd
profil foto

MANCHESTER - Jelang pertandingan putaran ketiga Piala FA, manajer Manchester United, Jose Mourinho, menyebut tingkah manajer Chelsea Antonio Conte dan manajer Liverpool Juergen Klopp di pinggir lapangan saat mengawal timnya bertanding seperti badut.

Pernyataan itu langsung disambar Antonio Conte. Pelatih asal Italia itu mengatakan kalau Mourinho sebaiknya melihat masa lalu.

"Saya bertingkah seperti badut? Saya pikir dia berbicara mengenai dirinya sendiri di masa lalu," kata Antonio Conte. "Kadang manusia sering lupa dengan apa yang pernah dilakukan di masa lalu," Conte, menambahkan.

Pernyataan itu untuk menggambarkan bagaimana sikap Mourinho di pinggir lapangan ketika masih menjadi pelatih FC Porto dan Inter. Ketika itu Mourinho juga sering menunjukkan tingkah yang lebih dari ekspresif.

Jose Mourinho akhirnya juga bereaksi atas jawaban dari Conte. Berbicara kepada pers usai pertandingan MU melawan Derby County dalam putaran ketiga Piala FA, Sabtu dini hari WIB, Mourinho berbicara kembali soal kata "badut".

"Saya tidak menyalahkan dia atas reaksi yang dikeluarkan. Saya pikir pers harus minta maaf kepada saya dan dia, karena pertanyaan yang datang benar-benar salah. Akibatnya dia memiliki reaksi yang tidak terkendali," kata Mourinho.

"Saya berbicara tentang diri sendiri dan kemudian pertanyaan datang mengenai manajer Chelsea, dan saya mengatakan berperilaku seperti badut. Saya sama sekali tidak menyalahkan reaksi manajer Chelsea. Sangat mengerti dengan reaksi yang dikeluarkan."

"Saya? Saya tidak perlu berperilaku seperti badut untu menunjukkan gairah. Saya bisa mengendalikan emosi dengan cara yang lebih baik."

"Saya juga tidak butuh manajer Chelsea untuk mengatakan pernah melakukan kesalahan di masa lalu. Bahkan saya akan membuat kesalahan di masa depan. Saya telah berperilaku buruh beberapa kali dan saat sini sudah bisa mengendalikan diri jauh lebih baik. Tapi bukan berarti gairah saya tidak sama."

"Ya, saya membuat kesalahan di masa lalu di pinggir lapangan. Saya akan membuatnya menjadi lebih sedikit, tetapi saya juga berharap membuat kesalahan lagi di masa depan," Jose Mourinho, mengakhiri.*

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar