Dirampok! Ribery Merasa Ballon d'Or 2013 Seharusnya Milik Dia

Credit :
profil foto

MUENCHEN – Franck Ribery ternyata masih belum terima kegagalan dirinya mendapatkan trofi bergengsi Ballon d'Or 2013. Sampai sekarang, ia merasa trofi yang bermakna penghargaan bagi pemain terbaik dunia itu seharusnya jadi miliknya.

“Bagi saya, peristiwa itu selalu terasa seperti perampokan,” katanya saat diwawancara Olivier Dacourt untuk saluran televisi Canal + France. “Saat itu, saya didukung banyak warga Prancis. Tapi, sayangnya, memang tidak seluruh warga negeri ini mendukung saya.”

“Saya melihat dengan mata kepala saya sendiri, sebagian orang Prancis lebih memilih Cristiano Ronaldo,” ia mengungkapkan. “Bahkan pelatih kami saat itu ternyata juga memilih Ronaldo.”

Padahal, saat itu, peluang Ribery menang cukup besar karena membawa Bayern Muenchen juara Liga Champions 2012/13. Tapi, saat hasil pemilihan diumumkan FIFA pada 13 Januari 2014, suara untuk Ribery hanya 23,36 persen. Masih di bawah Ronaldo (27,99 persen) dan Lionel Messi (24,72 persen).

Kegagalan itu sudah diterimanya sebagai kenyataan. Yang membuatnya tak berhenti kecewa karena tak dipilih oleh voters dari negerinya sendiri.

“Menurut Anda, mungkinkan orang Portugal akan memilih Messi atau Ribery? Mustahil,” katanya, mempertanyakan. “Lalu, mungkinkan Argentina memberikan suaranya untuk Ronaldo atau Ribery? Tidak mungkin. Inilah yang membuat saya tak habis pikir dan merasa telah dirampok.” *

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar