Di Mana Posisi Coutinho dalam Skema Permainan Valverde?

Oleh Aditya Gilang - 07 Jan 2018 20:52:23
Credit :

MESKI jadi pemimpin klasemen sementara La Liga hingga tengah musim dan lolos ke 16 besar Liga Champions, Barcelona ternyata masih ngotot mendatangkan Philippe Coutinho. Mereka tak segan merogoh kocek 142 juta Pounds (setara Rp 2,58 triliun) untuk mengambilnya dari Liverpool.

Fakta ini menunjukkan bahwa pelatih Ernesto Valverde belum sepenuhnya puas dengan performa “Blaugrana” sejauh ini. Ia masih melihat celah di lini depan sejak kepergian Neymar dan itu tak bisa diisi oleh para pemain alternatif yang ada: Paco Alcacer, Ousmane Dembele, ataupun Aleix Vidal.

Masalahnya, dalam skema permainan 4-4-2 yang saat ini diusung Valverde, di mana Coutinho akan ditempatkan? Atau bisakah Coutinho masuk dalam skema permainan Valverde, jika perlu dengan mengubah pola dari 4-4-2 jadi 4-3-3?

Pertama-tama, agak riskan kalau Valverde mempertahankan skema permainan 4-4-2. Coutinho tidak akan efektif jika dimainkan di posisi dua terdepan bersama Lionel Messi. Juga tidak akan efektif jika dimainkan sebagai sayap kiri murni karena itu bukan karakternya.

Fakta bahwa Barcelona begitu ngotot memboyongnya dari Liverpool, bahkan dengan harga transfer termahal kedua di dunia, menunjukkan bahwa Valverde sudah diajak berdiskusi oleh manajemen klub. Dan jelas Valverde sudah siap menerima kehadiran Coutinho dengan segala risikonya. Termasuk jika sang pelatih harus ganti formasi.

Paling ideal, memang, Barcelona kembali ke formasi 4-3-3. Coutinho bisa dengan mudah masuk dalam sistem ini dengan mengisi sisi kiri trisula penyerang. Posisi yang dulu sangat identik dengan Neymar.

Mengembalikan Barcelona ke formasi 4-3-3 juga masuk akal jika diingat bahwa mereka pun masih punya Dembele. Anak muda asal Prancis ini juga sulit masuk sistem jika Barcelona main 4-4-2. Sebaliknya, jika bermain 4-3-3, Dembele bisa main di sayap kanan atau menjadi pelapis Coutinho di sisi kiri.

Ada dua alternatif posisi lain yang bisa ditempati Coutinho. Jika Barcelona ganti formasi jadi 4-3-1-2, maka posisi sebagai penyerang lubang di belakang duet striker akan menjadi posisi yang sangat ideal bagi Coutinho.

Namun Coutinho juga akan efektif jika dimainkan sebagai salah satu dari trio gelandang dalam formasi 4-3-3. Dengan catatan, ia tetap bermain di sisi kiri yang membuatnya bisa merangsek ke kotak penalti dan melepas tendangan keras dengan kaki kanannya.

Tiga alternatif posisi ini semuanya pernah dimainkan Coutinho sama bagusnya di Liverpool. Valverde tentu sudah mengetahui itu. Mungkin saja ia akan mengadopsinya untuk Barcelona. Tapi, tak mustahil juga, ia punya skenario sendiri di mana akan menempatkan mantan pemain Inter Milan itu. *



Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?


Bagikan



© eyesoccer.id 2016 | Tentang Kami