Di Kongres PSSI, KONI Klaim Ikut Pembinaan Usia Muda dengan Liga SMP Nasional

Di Kongres PSSI, KONI Klaim Ikut Pembinaan Usia Muda dengan Liga SMP Nasional
Credit : Suarno, Wakil Ketua Umum KONI/FOTO: Rhidoni (Eyesoccer)
profil foto
  • Busthomi -
  • 13 Jan 2018 14:45:39 -
  • 253 views

TANGERANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) ternyata ikut memikirkan pembinaan sepak bola usia muda dan usia dini. Untuk itu di tahun ini,  mereka bakal menggelar kompetisi sepak bola usia muda dan usia dini bagi kalangan pelajar.

Hal ini dimaksudkan untuk mencari bakat-bakat muda yang ada di sekolah-sekolah formal tersebut. Pihak KONI pun rencananya bakal menggandeng Kementerian Pendidikan Nasional itu untuk menggelar Liga SMP Nasional.

Menurut Wakil Ketua Umum KONI Pusat Suwarno, pihaknya menginginkan di tingkat pendidikan formal itu ada bakat-bakat muda yang bisa digali sekaligus juga melakukan pembinaan kualitas wasit di sekolah tersebut.

“Liga SMP Nasional itu hasil kerja sama KONI dengan Kemendiknas,” ungkap Suwarno di saat acara Kongres PSSI, di Tangerang, Banten, Sabtu (13/1/2018). “Dari kerja sama itu kita akan menggelar pembinaan pelatih untuk guru-guru di tingkat SMP untuk bisa menjadi pelatih yang kami targetkan bisa ada 400-an guru.

Sehingga dengan adanya pelatih di SMP itu, kata dia, pihaknya berharap ada ketersediaan pelatih-pelatih di SMP itu untuk bisa lebih mudah menggelar kompetisi ke depannya.

"Makanya, kami serius akan menggelar pengembangan sepak bola Liga SMP Nasional," dia menambahkan. "Pengembangan ini akan diwali dari tingkat kecamatan antar sekolah. Setelah dapat pemenangnya akan di adu di lebel kabulaten."

Dari kabupaten itu akan didapat 18 pemain tingkat kabupaten yang akan beradu di tingkat provinsi. Setelah selesai, akan dipilih 18 tim untuk main di tingkat nasional. Dan untuk yang 18 itu akan ketemu 34 provinsi lain untuk menjadi pemenang di tingkat nasionalnya.

"Jadi ini searah dengan tujuan sepak bola nasional. Tapi untuk tingkat SMP ini kita tak hanya melihat yang menangnya dapat hadiah. Tapi kita akan kasih reward berupa beasiswa," kata dia.

Jadi, dia menambahkan, pihaknya akan koordinasi dengan Kemendiknas di seluruh wilayah.

Liga SMP Nasional ini disebutnya akan mirip dengan Liga Pekerja yang digarap Kementerian Tenaga Kerja. Juga serupa dengan Liga Santri dan Liga Pelajar dari Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Liga Desa dari Kementerian Desa & PDTT. *

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar