Daftar Pemain Terbaik di Kompetisi Eropa Sepanjang Tahun 2017

Daftar Pemain Terbaik di Kompetisi Eropa Sepanjang Tahun 2017
Credit : Infografis/Foto: Charlie Charles Lubis
profil foto
  • Ridhoni -
  • 04 Jan 2018 20:15:13 -
  • 233 views

EYESOCCER – Tahun 2017 baru saja lewat beberapa hari yang lalu, dan telah berganti menjadi tahun 2018. Namun, performa seorang pemain tentu saja bisa ditakar melalui perannya dalam setahun.

Walaupun setiap musim kompetisi yang berjalan, pasti melalui tahun yang berbeda. Sehingga performa seorang pemain disorot dalam satu musim yang dilaluinya.

Namun, pemain yang bisa mempertahankan performanya dalam setahun ketika sudah berganti musim. Itu akan menunjukkan bagaimana dirinya bereaksi untuk selalu menutup kekurangannya.

Berikut adalah daftar pemain yang melakukan setiap aksinya dalam tahun 2017 lalu selama satu tahun:

Lionel Messi

Pemain asal Barcelona ini boleh saja tidak menjadi peraih Ballon d’Or tahun lalu. Namun, kontribusinya buat “El Barca” tidak boleh dianggap remeh. Berbekal kemampuan kaki kiri yang mematikan.

Messi berhasil menjadi salah satu pemain di Eropa yang memiliki tembakan ke arah gawang terbanyak selama satu tahun 2017. Walaupun pencetak gol terbanyak tahun lalu berhasil diraih oleh Harry Kane yang berhasil menyalipnya di hari-hari terakhir tahun 2017.

Jorginho

Gelandang asal Italia kelahiran Brasil ini, menjelma menjadi dinamo permainan lini tengah Napoli. Bahkan kegemilangan tim asuhan Maurizio Sarri ini tidak lepas dari peran sang gelandang.

Bahu-membahu di lini tengah bersama top scorer sepanjang masa Napoli, Marek Hamsik. Dirinya menjadi pemain dengan umpan terbanyak yakni 3222 di seluruh pemain yang berkompetisi di Eropa.

Mezut Oezil

Oezil boleh saja dibilang flop atau kegemilangan tidak seperti dulu yang ia tunjukkan semasa membela Real Madrid. Sebelum pada akhirnya memutuskan untuk hijrah ke Arsenal.

Sempat dikabarkan ingin pergi dari Emirates Stadium, pemain asal Jerman tersebut berhasil menjadi salah satu pelepas umpan kunci terbanyak di Eropa. Bahkan Kevin de Bruyne yang sedang tampil gemilang bersama Manchester City tidak masuk dalam daftar ini.

Neymar

Kepindahan Neymar dari Barcelona ke Paris Saint Germain dengan mahar yang menjadikannya pemain termahal di dunia ini. Bisa dibilang sebagai hal yang wajar.

Mengingat dirinya menjadi pemain dengan skil tinggi yang patut diwaspadai. Apalagi dirinya adalah pemain asal Brasil yang memiliki tipikal permainan dengan skill serta teknik sepak bola yang menarik. Itu dibuktikan dengan statusnya sebagai pemain yang paling sering melewati lawan dengan total 212 kali.

Wilfried Ndidi

Kepergian Ngolo Kante ke Chelsea, tentu membawa berkah bagi Ndidi. Pasalnya Leicester City membutuhkan sosok gelandang pekerja keras seperti yang ditunjukkan oleh Kante saat membantu tim tersebut menjuarai Premier League 2 tahun lalu.

Tidak perlu waktu lama baginya untuk mengambil peran kotor sebagai gelandang dengan tackle terbanyak di Eropa sebanyak 115 kali. Hal ini tentu menjadi vital untuk sebuah tim ketika ingin menghancurkan permainan lawan yang ingin menekannya.

Simon Falette

Pemain asal Eintracht Frankfurt tersebut memang tidak diperhitungkan karena jarang ada yang mengerti soalnya. Namun, jangan salah! Sebagai salah seorang pemain bertahan dirinya berhasil mencatatkan diri sebagai pemotong umpan terbanyak di Eropa.

Bahkan mengalahkan semua pemain–pemain bertahan berkelas yang ada di tim-tim besar saat ini.

Christian Benteke

Tidak terpakai di Liverpool dan dianggap sudah menurun. Benteke kembali menemukan sentuhannya di Crystal Palace. Tinggi besar dan jago bola-bola atas tentu menjadi kemampuan yang diperlukan sebagai seorang penyerang tengah.

Dibalik semua atribut itu, dirinya juga menjadi pemain yang sering menang saat melakukan duel udara dengan lawan. Ini tentu saja menjadi keuntungan bagi sebuah tim jika menemui kebuntuan saat tidak bisa menembus pertahanan lawan.

Alex Cordaz

Boleh saja dirinya berada di tim yang bisa dibilang tidak pernah lepas dari jeratan zona degradasi. Namun, dirinya tentu saja berperan penting sebagai aktor yang bisa membuat lawan mati kutu karena pertahanan yang kuat dari barisan pertahanannya.

Crotone bahkan menjadi tim yang lolos dari zona degradasi musim lalu karena penampilan gemilang di akhir musim untuk bertahan di Serie A musim ini. Tidak lain dan tidak bukan tentu saja karena adanya kontribusi dari Cordaz dengan melakukan 144 penyelamatan terbanyak diantara kiper-kiper sekaliber Gianluigi Buffon dan Manuel Neuer. *

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar