Cuma Bisa Bahasa Jerman, Adik Sami Khedira Tolak Timnas Tunisia

Cuma Bisa Bahasa Jerman, Adik Sami Khedira Tolak Timnas Tunisia
Credit : Rani Khedira saat membela Augsburg/Foto: MARCA
profil foto

AUGSBURG – Rani Khedira melewatkan kesempatan bermain di Piala Dunia 2018 di Rusia. Gelandang klub Bundesliga, Augsburg, itu merasa dirinya tak bisa menerima tawaran membela tim nasional (timnas) Tunisia karena lahir di Jerman dan hanya bisa berbahasa Jerman.

“Saya lahir dan besar di Jerman. Sehari-hari saya juga hanya bercakap-cakap dengan bahasa Jerman,” Rani, 24 tahun, mengungkapkan. “Faktor bahasa ini krusial. Karena permainan sepak bola itu soal komunikasi, khususnya menyangkut instruksi dan taktik bermain.”

Menurutt adik Sami Khedira –gelandang timnas Jerman—itu, waktunya terlalu singkat bagi dirinya untuk belajar bahasa Tunisia. “Saya tak akan bisa membantu rekan-rekan saya dengan penampilan terbaik. Mereka juga sudah dua tahun membangun tim. Tidak adil bagi pemain lain jika saya tiba-tiba bergabung,” ia menegaskan, seperti dikutip Majalah Kicker.

“Ini sebuah proses yang sudah sangat panjang,” kata Rani lagi. “Ayah saya tetap bangga dengan latar belakangnya sebagai orang Tunisia. Saya sendiri menempatkan Jerman dan Tunisia di hati saya. Semoga kedua tim ini meraih hasil terbaik di Piala Dunia nanti.”

Awal pekan ini, Federasi Sepak Bola Tunisia (FTF) memang berencana meminta Rani masuk skuat untuk Piala Dunia 2018. Gelandang berusia 24 tahun yang pernah membela timnas junior Jerman sejak 2009 sampai 2013 dianggap cocok untuk menambah kekuatan tim.

Namun rupanya Rani lebih memilih mengikuti jejak Sami Khedira. Meski hingga kini belum pernah dipanggil timnas senior Jerman. *

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar