Conte Pastikan Chelsea Akan Bertarung Habis-habisan di Kandang Arsenal

Credit : Antonio Conte/FOTO: AFP
profil foto
  • Busthomi -
  • 11 Jan 2018 08:25:49 -
  • 178 views

LONDON – Laga semifinal leg 1 Piala Carabao Kamis dini hari WIB tadi antara Chelsea versus Arsenal harus berakhir seri 0-0. Leg kedua nanti akan dilangsungkan di kandang Arsenal. Tentu ini akan berat bagi “The Blues”, namun begitu Antonio Conte memastikan pihaknya akan bertarung habis-habisan di leg 2 nanti.

Tim London barat itu sebetulnya mendominasi laga dan banyak mengkreasi peluang, tapi sayang tidak bisa membukukan gol sebiji pun. Makanya, sang pelatih bertekad akan memperbaiki kinerja anak asuhnya di Emirates nanti.

“Kedua tim memang memiliki peluang 50 persen untuk bisa mencapai final di Wembley nanti,” tandas Conte seperti dilansir dari Daily Star. “Kami tidak mencetak gol, itu tentu sangat berpengaruh ke depannya. Apalagi kami tahu, kami akan bermain di Arsenal makanya kami harus siap bertarung all out jika mau bermain di final.”

“Penting dalam setiap pertandingan untuk mencoba menang,” katanya. “Kami mencoba dengan segenap kekuatan untuk memenangkan laga. Kami banyak menciptakan peluang untuk mencetak gol namun beberapa kali kami tidak begitu klinis.”

Dia pun melihat taktik yang dimainkan Arsene Wenger berbeda dengan laga sebelumnya kala berakhir imbang 2-2. Di laga kali ini, para pemain “The Gunners” banyak bermain terlalu dalam dan memanfaatkan serangan balik dan tidak terbuka.

Pelatih asal Italia itu juga mengkritisi adanya kebijakan penggunaan teknologi VAR. Pasalnya dengan adanya VAR, pertandingan menjadi banyak terhenti. Cuma masalahnya, di masa injury time tak ada banyak tambahan waktu.

“Saya pikir ketika ada situasi yang Anda takutkan, Anda harus memeriksanya,” dia menegaskan. “Tapi pada saat bersamaan itu akan membuang banyak waktu dan Anda harus mempertimbangkannya (penambahan waktu injury time).”

“Bagi saya, ini adalah satu-satunya kekecewaan tentang perpanjangan waktu,” katanya. “Karena saya pikir di babak kedua, tim medis dua kali menghentikan laga dan wasit berhenti untuk mendengarkan VAR. Seharusnya ada lebih banyak waktu ekstra.”

“Di Italia waktu tambahan kadang tujuh, delapan atau sembilan menit. Pada saat yang sama saya pikir layak seperti itu dalam pertandingan tadi,” kritik mantan pelatih Juventus ini. *

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar