Cerita Cassano yang Menjadi Gila di Madrid

Credit : Antonio Cassano Semasa Membela Madrid/Foto: Gettyimages
profil foto
  • Ridhoni -
  • 09 Jan 2018 11:56:48 -
  • 162 views

MADRID – Antonio Cassano bercerita mengenai situasinya ketika pertama kali datang ke Real Madrid. Setelah dirinya diproyeksikan untuk menggantikan Luis Figo.

Namun, semuanya tidak berjalan dengan baik setelah dirinya menjadi stress dan menghina pelatih Madrid saat itu, Fabio Capello dengan bahasa Spanyol dan Italia.

Cassano mengalami masa-masa yang sulit ketika berada di Santiago Bernabeu dari tahun 2006 sampai dengan 2007. Dirinya hanya bermain selama 19 kali dan harus menerima denda di setiap gram berat badannya yang berlebih.

“Awal kedatanganku di Real madrid dimulai dengan sangat baik,” kata Cassano. “Real Madrid menandatanganiku, untuk menggantikan Figo dan Owen dua pemenang Ballon d’Or, itu menandakan bahwa saya adalah pemain penting.”

“Padahal saat itu saya masih berusia 23 tahun, disana juga saya bertemu dengan dua pemain terbaik,” jelas sang mantan penyerang tersebut. “Yaitu Zidane dan Ronaldo, Il Fenomeno.”

“Banyak pemain akan membayar untuk bisa bermain di tim Madrid era itu,” ungkapnya kepada Canal Football Club. “Tapi saya tidak banyak bermain disana dan saya selalu mengeluh, saya bahkan marah kepada semua orang.”

“Suatu hari, Capello membawa saya pergi dan saya menjadi gila di ruang ganti,” tambahnya lagi. “Saya bahkan menghina dirinya dalam bahasa Spanyol dan Italia tanpa sebuah alasan, setelah setahun disana saya memutuskan untuk pergi.” *

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar