Cara Jadikan Kiper Bukan Lagi Posisi Buangan

Cara Jadikan Kiper Bukan Lagi Posisi Buangan
Credit : Istimewa
profil foto
  • ocim -
  • 31 Aug 2020 12:36:00 -
  • 671 views

ADA anggapan kalau menjadi kiper itu adalah kecelakaan. Hal ini berdasarkan banyak cerita dari para kiper, baik nasional maupun internasional, saat mereka memulai sepak bola bukan di posisi mengawal gawang.

Mantan kiper Timnas Indonesia, Kurnia Sandy, bercerita kalau dulu dirinya menjadi penjaga gawang karena kecelakaan.

Sosok yang sekarang menjadi pelatih kiper Madura United FC dan mendidik kiper usia muda di Safin Pati Football Academy ini, saat bermain sepak bola lebih menjadi kanan luar atau penyerang sayap.

Nah biar menjadi kiper itu bukan karena kecelakaan, Kurnia Sandy coba berbagi tips kepada pelatih di SSB atau orangtua yang anaknya suka bermain sepak bola.

"Biarkan mereka memilih posisi yang disukai, kemudian dirotasi. Misal dari U-10, biarkan mereka main. Lalu coba disuruh jadi kiper, gantian. Biar menikmati semua posisi di lapangan. Nanti kan lama-lama merasa nyaman," kata Kurnia Sandy, dalam channel YouTube Liga TopSkor, Sharing to Coaches.

Kurnia Sandy lalu bercerita pengalamannya saat bermain sepak bola bersama teman-temannya sewaktu kecil. Bahwa posisi kiper itu memang tidak diminati.

"Dulu itu yang jadi kiper yang anaknya gendut, atau paling kecil. Atau yang engga bisa apa-apa. Intinya kiper itu posisi buangan," kata Kurnia Sandy sambil tertawa.

Tapi menurut Kurnia Sandy posisi kiper sebetulnya mengasyikkan. Hal itu pula yang dirasakannya ketika memutuskan menjadi kiper.

"Mungkin triknya bisa begini, misalnya punya anak senang main bola, terus beliin aja kostum kiper lengkap. Belikan yang coraknya menarik. Itu bisa saja menarik anak-anak yag lain, wah keren nih jadi kiper," ujarnya.

"Saya dulu akhirnya tertarik, karena kiper pakaian beda, pakai sarung tangan, pokoknya beda, lebih gagah. Itu salah satu yang bikin saya tertarik menjadi kiper. Meski juga awalnya karena kecelakaan," kata Kurnia Sandy.*

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar