Buffon Tutup Karir di Juventus dengan Catatan Angka Fantastis

Buffon Tutup Karir di Juventus dengan Catatan Angka Fantastis
Credit : Gianluigi Buffon/Foto: Juventus
profil foto
  • Ridhoni -
  • 18 May 2018 09:15:17 -
  • 43 views

TURIN – Gianluigi Buffon telah resmi menyatakan bahwa dirinya tidak aka melanjutkan lagi karir gemilangnya bersama Juventus usai musim ini berakhir. Walaupun sang kiper masih belum menunjukkan bahwa dirinya akan pensiun musim depan.

Keputusan tersebut masih akan dibuat dalam beberapa hari mendatang. Tetapi berikut beberapa pencapaian sang kiper dalam beberapa angka dalam karirnya yang luar biasa tersebut.

Buffon sendiri telah membuat penampilan Serie A terbanyak dibandingkan kiper lain dengan jumlah 639 dan menjadi yang kedua secara keseluruhan setelah Paolo Maldini yang telah mencatat 647 penampilan.

Gigi telah bermain sebanyak 655 kali untuk Juventus sejak kedatangannya ke Turin dari AC Parma pada tahun 2001 dengan total 300 clean Sheet. Secara total dirinya telah memainkan 875 kali pertandingan untuk klub, kebobolan 729 gol dan menjaga 383 clean sheet.

Kapten timnas Italia tersebut juga mencatatkan rekor clean sheet Serie A terlama dengan catatan 974 menit berturut-turut tanpa kemasukan gol pada tahun 2015-16. Tidak ada yang membuat lebih banyak penampilann untuk Italia daripada Buffon dengan rekor 176 caps.

Hanya Alessandro Del Piero yang memainkan lebih banyak pertandingan untuk Juventus dengan 705 kali dan tidak ada lagi yang bisa mendekati itu kecuali Buffon. Sedangkan untuk Eropa dirinya sudah bermain di 115 partai Liga Champions dan 124 untuk seluruh kompetisi UEFA bersama Del Piero.

Pria berusia 40 tahun tersebut, sudah memainkan lebih dari seribu pertandingan sepanjang karirnya. Dan tidak ada kiper yang bisa menandingi 12 kali penghargaan kiper terbaik Serie A sampai saat ini.

Buffon telah dua kali mencetak rekor dua kali clean sheet terbanyak dengan 21 kali selama 2011/12 dan 2015/16. Buffon juga memegang rekor untuk clean sheet terbanyak bagi Italia dengan 77 kali.

Jika dihitung dalam Euro, ia tetap menjadi penjaga gawang termahal sepanjang masa. Saat “Bianconeri” memboyongnya dari Parma dengan biaya 52 juta Euro (Setara Rp 863 miliar) pada tahun 2001. *

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar