Belum Pernah Menang, Klub Ferdinand Sinaga Mulai Dilanda Krisis

Belum Pernah Menang, Klub Ferdinand Sinaga Mulai Dilanda Krisis
Credit : Pelatih Kelantan FA (kiri) dan presiden klub, Bibi Ramjani Ilias Khan/Foto: BH
profil foto

KOTA BHARU – Hingga pekan ketiga kompetisi Liga Super Malaysia (MSL), Kelantan FA masih merana. Klub yang dibela Ferdinand Sinaga itu menjadi satu-satunya tim yang belum pernah menang. Bahkan Kelantan kini terdampar di dasar klasemen dengan satu poin saja.

Di tengah prestasi yang melempem dan masalah tunggakan gaji pemain yang kembali menyeruak, Kelantan kini menghadapi masalah lain. Para penyokong mulai gerah dan meminta manajemen tim mempertimbangkan kemungkinan memecat pelatih Sathit Bensoh.

Tuntutan publik itu, tentu saja, tak bisa diabaikan begitu saja oleh manajemen “The Red Warriors”. Namun Presiden Kelantan FA, Bibi Ramjani Ilias Khan, berkata bahwa pihaknya tidak mau membuat keputusan secara tergesa-gesa yang bisa merugikan.

“Masih terlalu awal untuk menekan tombol panik,” kata satu-satunya wanita di pucuk pimpinan klub MSL itu. “Kompetisi baru bermula dan tim kami masih mencari bentuk permainan. Jangan lupa, Johor DT pun sudah kalah pada pekan ketiga.”

“Kami seharusnya memang meraih sembilan poin maksimum dalam tiga perlawanan awal, namun hanya memperoleh satu poin saja di laga kandang,” ia menambahkan. “Ini satu situasi yang sejak awal sudah saya pertimbangkan saat dipercaya memimpin Kelantan FA.”

Pada pekan pertama melawan Melaka United di kandang lawan, Kelantan kalah 1-2. Lalu, dipaksa main imbang 1-1 ketika melayani kunjungan Terengganu di kandang sendiri. Namun mereka kemudian kalah lagi 0-3 kepada Pahang di Kuantan.

Bibi mengaku sudah cukup puas dengan komitmen pemain timnya dalam usaha mencari gol kemenangan. Namun, katanya, kualitas permainan tim memang perlu ditingkatkan.

“Sebelum laga keempat lawan Perak, 24 Februari 2018 ini, saya akan minta laporan penuh dari kepala pelatih mengenai penyebab dua kekalahan dan satu hasil seri ini,” ia menegaskan. “Kelantan FA tidak mau lagi kehilangan poin ketika bertemu Perak.” *

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar