Alasan Pelatih Thailand dan Malaysia Usai Kalah di Laga Pertama Piala Asia U-23

Credit : Irak vs Malaysia - Foto/AFC
profil foto

JIANGNING - Dua wakil AFF atau subkonfederasi Asia Tenggara, Thailand dan Malaysia, harus kalah dalam pertandingan perdana putaran final Piala Asia U-23 2018. Thailand yang bermain di Grup B, kalah dari Korea Utara dengan skor tipis, 0-1.

Dalam pertandingan di Jiangning Sports Center, Thailand tidak berdaya di hadapan Korut. Padahal Thailand mampu mengimbangi salah satu negara papan atas di sepak bola Asia itu.

Gol tunggal kemenangan Korut dicetak Ri Hun pada menit kedua. Bisa dikatakan Thailand hanya kecolongan gol dalam pertandingan itu. Pasalnya Thailand setelah kebobolan terus mengurung pertahanan Korut. Tapi apa daya tim Negeri Gajah Putih terus menerus gagal mencetak gol.

"Sangat sulit saat Anda kebobolan di menit awal babak pertama, terutama menghadapi tim kuat seperti Korut. Kami sudah bermain seperti yang telah direncanakan. Tapi gol di menit kedua menjadi biang kerok kekalahan ini. Korut sangat tangguh, pintar menahan bola," kata Zoran Jankovic, pelatih Thailand U-23.

Sementara Malaysia yang bermain di Grup C, harus mengakui ketangguhan Irak. Dalam pertandingan di Changshu Sports Centre Stadium, Malaysia menelan kekalahan telak 1-4 dari Irak.

Gol Irak dalam pertandingan itu dicetak Mohammed Al Jumaili menit kelima, Amjad Attwan (28), Alaa Ali Mhawi (56), dan Hussein Ali (81). Sedangkan satu gol Malaysia dihasilkan Muhammd Safawi (79).

"Kami kalah dari tim dengan kelas yang lebih baik. Anda bisa melihat banyak perbedaan di antara Irak dan Malaysia, terutama dala hal kualitas individu pemain," kata Ong Kim Swee, pelatih timnas Malaysia U-23.*

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentar